daerah

Mine Tour PT BSI: Mahasiswa Banyuwangi Saksikan Langsung Reklamasi Progresif dan Pengelolaan Air Tambang

Senin, 15 Desember 2025 | 11:05 WIB
Mine Tour PT BSI: Mahasiswa Banyuwangi Saksikan Langsung Reklamasi Progresif dan Pengelolaan Air Tambang

“Kami memastikan vibrasi, debu, dan kebisingan tetap dalam batas aman. Bahkan vibrasi kami selalu berada di bawah 60 desibel pada jarak 500 hingga 600 meter,” tegasnya.

Menengok Reklamasi Progresif dan Teknologi Pengelolaan Air

Dari View Point, perjalanan berlanjut ke fasilitas Nursery, pusat pembibitan tanaman sebagai bagian dari komitmen reklamasi dan rehabilitasi lahan.Baca juga: Brigade Pangan Perkuat Pertanian Pesisir Selatan dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional.

Baca Juga: Reklamasi Capai 84,96 Ha, BSI Jadi Contoh Praktik Tambang Berkelanjutan di Banyuwangi

Di area Nursery, rombongan diajak melihat bagaimana PT BSI menjalankan reklamasi progresif, yakni upaya penanaman kembali yang dilakukan beriringan dengan kegiatan penambangan tanpa menunggu eksploitasi berakhir.

Berbagai jenis bibit disiapkan di lokasi ini, mulai dari tanaman lokal hingga Multi Purpose Tree Species (MPTS), dengan komposisi yang bahkan melampaui standar yang ditetapkan pemerintah.

Upaya tersebut menjadi bukti bahwa proses pemulihan lingkungan tidak menunggu tambang selesai beroperasi, melainkan dilakukan secara berkelanjutan.

Rangkaian tur berlanjut ke fasilitas pengelolaan air tambang di enam dam atau kolam raksasa. Di sini, mahasiswa diperkenalkan pada sistem pemantauan kualitas air yang terhubung secara real time ke Kementerian Lingkungan Hidup.

Setiap tetes air yang dilepas ke lingkungan harus melalui proses pengolahan ketat, mulai dari penyaringan, pengontrolan pH, hingga pemeriksaan kadar Total Suspended Solid (TSS).

Seluruh prosedur dilakukan untuk memastikan bahwa air yang mengalir ke sungai atau laut telah memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku.

Kunjungan yang Membuka Wawasan soal Tambang Berkelanjutan

Bagi Komite Mahasiswa Diaspora Banyuwangi, kunjungan ini terasa sangat berkesan. Selain menambah pengetahuan, mereka juga melihat secara langsung bagaimana sebuah tambang besar beroperasi, menjaga lingkungan, dan tetap berkomitmen pada keselamatan.

Koordinator Komite Mahasiswa Diaspora Banyuwangi, Mu’amar Rizal Fauzi, menilai banyak hal yang perlu disampaikan kepada publik, terutama soal upaya pemulihan lingkungan. Upaya reklamasi progresif yang dilakukan PT BSI menjadi salah satu hal yang paling menarik perhatian.

“Upaya reklamasi progresif itu keren. Mereka tidak menunggu proses penambangan selesai, tapi penanaman sudah dilakukan sejak awal. Ini bukti bahwa PT BSI memperhatikan dampak ekologis,” tuturnya.

Tak luput dari perhatian, Amar pun menyoroti sistem pengelolaan limbah air tambang. Pihaknya mengaku tak menyangka bahwa air yang keluar dari area tambang melewati proses ketat dan berlapis.

Halaman:

Tags

Terkini