Penindasan dan Kapitalisasi Dalam Pendidikan Di Banyuwangi Masih Terjadi, GmnI DPK UBI : Dispendik Harus Tegas

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Rabu, 12 Juli 2023 | 21:45 WIB
Penindasan dan Kapitalisasi Dalam Pendidikan Di Banyuwangi Masih Terjadi, GmnI DPK UBI : Dispendik Harus Tegas
Penindasan dan Kapitalisasi Dalam Pendidikan Di Banyuwangi Masih Terjadi, GmnI DPK UBI : Dispendik Harus Tegas

 

"Kami meminta untuk Dinas terkait agar menindak tegas oknum guru yang seperti itu, agar dunia pendidikan berjalan dengan baik dan tidak ada yang putus sekolah akibat biaya," Harapnya.

 

Hal tersebut terjadi pada seorang wali murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Banyuwangi yang menjerit dengan kebijakan mahalnya harga buku untuk pembelajaran selama satu semester.

 

Dalam penyampaiannya oleh salah satu wali murid yang tak mau disebutkan namanya itu bahwa pihaknya keberatan dengan mahalnya buku yang harus dibelinya di salah satu agen buku.

Baca Juga: Tidak Perlu Mnunggu Seragam Sekolah Gratis Dari Pemerintah, Berikut Bantuan Kemendikbud Yang Bisa Buat Seragam

Bahkan pihak oknum guru mengarahkan wali murid untuk membeli buku yang dinilai cukup mahal dan memberatkan wali murid.

 

"saya cek ditoko online dengan buku yang sama itu harganya berbeda jauh, contoh MTK di agen harga Rp 115 kalau di toko online Rp 75 ribu, kan lumayan perbandinganya," Keluhnya Wali murid tersebut.

 

Bahkan wali murid kelas 3 ini harus rela merogoh kantong sebesar Rp 490 ribu belum termasuk buku paket dari sekolah.

 

"Untuk kelas 3 Rp 490 ribu, belum LKS yang lainya," Tukasnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X