Sinergi Dunia Usaha dan Pemkab Banyuwangi, PT BSI Dorong UMKM Legal dan Higienis

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Kamis, 25 Desember 2025 | 10:43 WIB
Sinergi Dunia Usaha dan Pemkab Banyuwangi, PT BSI Dorong UMKM Legal dan Higienis
Sinergi Dunia Usaha dan Pemkab Banyuwangi, PT BSI Dorong UMKM Legal dan Higienis

Banyuwangi, Storyjatim.com – Apa yang dilakukan PT Bumi Suksesindo (PT BSI), pelaku investasi tambang emas di Banyuwangi, Jawa Timur, ini patut untuk diacungi jempol. Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut menggelar penyuluhan keamanan pangan bagi pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang ada disekitar perusahaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 23 Desember 2025, itu sengaja dilakukan sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkb) Banyuwangi. Khususnya dalam ikut mewujudkan UMKM Naik Kelas.

Baca Juga: Peduli Lingkungan Hutan, Perhutani Gandeng Stakeholder Tanam Ribuan Pohon

Penyuluhan diikuti sebanyak 30 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), bertempat di Rumah Pintar, sebuah tempat pembelajaran luar sekolah binaan PT BSI, yang terletak di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Dalam kegiatan ini, PT BSI bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Camat Pesanggaran, Andik Basuki membuka langsung acara para pelaku usaha rumahan tersebut. Penyuluhan ini juga prasyarat IRTP untuk memperoleh izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), yaitu izin edar resmi makanan dan minuman olahan skala rumahan.

Keberadaan izin resmi pada produk makanan atau minuman diharapkan bisa menambah kepercayaan konsumen, sehingga UMKM bisa Naik Kelas, memperluas pasar, dan memperoleh perlindungan hukum.

Community Engagement & Program Superintendent PT BSI, Amirrul Darmawan menyampaikan, penyuluhan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kemajuan ekonomi masyarakat sekitar. Amirrul juga menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan dalam setiap rantai produksi.

Menurutnya, kualitas produk tidak hanya ditentukan oleh rasa, tetapi juga keamanan konsumsinya.

"Kami berpesan kepada ibu-ibu agar jangan lupa untuk menjaga kebersihan saat mengolah produk yang akan dipasarkan, mulai dari kebersihan tempat produksi hingga proses pengemasan sebelum dipasarkan," ujar Amirrul, Rabu (24/12/2025).

Senada dengan hal tersebut, Camat Pesanggaran Andik Basuki mengapresiasi PT BSI atas kontribusi berkelanjutannya dalam membina UMKM lokal. Dia berharap pelatihan ini menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk naik kelas.

Baca Juga: Mitigasi Risiko Bencana, Perhutani Rangkul Stakeholder Tanam Ribuan Pohon

“Dengan adanya pelatihan ini, saya sebagai Camat Pesanggrahan sangat berterima kasih kepada PT BSI. Semoga dengan pelatihan ini menjadi pemacu semangat bagi para peserta untuk meningkatkan produksi,” ucap Andik Basuki.

“Selain produksi unggul, juga harus diperhatikan tingkat kerapian kemasan dan higienitas produknya, sehingga menarik dan memudahkan pemasarannya,” imbuhnya.

Staf Dinkes Banyuwangi, Martono, selaku narasumber kegiatan menyampaikan berbagai hal tentang keamanan pangan. Seperti pedoman Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT). Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman. Edukasi peraturan perundang-undangan terkait pangan, standardisasi label, kemasan, pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga sertifikasi halal.

Dengan banyaknya prasyarat untuk mendapat izin PIRT tersebut, Martono menekankan agar para pelaku UKM tidak risau karena Dinkes telah berkomitmen untuk mempermudah pengurusannya, asalkan memenuhi syarat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X