"Disini kita melaksanakan kegiatan salah satunya mitigasi bencana, diantaranya bencana longsor dan banjir," katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut akan membawa manfaat besar untuk masyarakat luas.
"Insya Allah ini sangat bermanfaat dalam menjaga lingkungan, alam yang lestari untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Superintendent Compliance PT BSI, Mohamad Galih Setia, mengaku sangat mendukung segala bentuk kegiatan pelestarian lingkungan. Menurutnya, penanaman bibit tanaman bisa mencegah terjadinya bencana banjir, longsor dan imbas perubahan iklim.
"Pada dasarnya mewakili perusahaan, kami sangat mendukung kegiatan pelestarian lingkungan yang menginisiasi untuk mencegah terjadinya bencana," ucapnya.
Dia menambahkan, di internal, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk juga memiliki program Reklamasi Progresif. Yakni reklamasi yang dilakukan tanpa harus menunggu operasional pertambangan usai.
"Kami juga melakukan penghijauan atas area-area yang saat ini sudah tidak kami pergunakan, kami melakukan penghijauan," jelasnya. (*)
Artikel Terkait
PT BSI Kirim 7 Relawan ERT ke Tapanuli Selatan, Percepat Penanganan Bencana Banjir
7 Petinggi Partai Gerindra Berkunjung Ke Banyuwangi, Ada Apa?
Konten Tanpa Busana Sambil Lecehkan Al-Qur'an Hebohkan Medsos, Polisi Amankan Remaja Banyuwangi
Akademisi Soroti Kekosongan Tata Kelola di Pesanggaran: Tambang Ilegal Dianggap Lebih Merusak dari BSI
Reklamasi Capai 84,96 Ha, BSI Jadi Contoh Praktik Tambang Berkelanjutan di Banyuwangi
Sosialisasi Peraturan Partai 01/2025, PDI Perjuangan Banyuwangi Mantapkan Langkah ke 2029