Banyuwangi, Storyjatim.com - Pengembangan pariwisata berkelanjutan terus dilakukan oleh berbagai pihak di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Pengembangan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemangku kebijakan, atau kelompok sadar wisata saja. Namun para akademisi, juga turut terlibat.
Keterlibatan itu sesuai dengan study keilmuan yang diampu. Teknik Sipil dan Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Jalan dan Jembatan (TRKJJ), misalnya.
Para dosen dari Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) itu, membangun obyek pendukung pariwisata berupa jembatan kayu estetik di Desa Tambong, Kecamatan Kabat.
Baca Juga: Petani Durian Songgon Tertarik Gabung Dalam Program Makmur PT Pupuk Indonesia Besutan Erick Thohir
Peresmian jembatan hasil karya kolaborasi pentahelix itu dilakukan oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. Wahyu Naris Wari, S.T., M.T. dan Kepala Desa Tambong, Agus Hermawan, S Sos.
"Semoga jembatan ini bisa bermanfaat dan dapat mempermudah akses masyarakat Desa Tambong ini," kata Wahyu Naris, Sabtu (9/9/2023).
Menurut Wahyu Naris, Politeknik Negeri Banyuwangi memiliki komitmen dalam mengemban fungsi tri dharma perguruan tinggi, salah satunya terkait pengabdian.
"Kami jurusan Teknik Sipil berkesempatan melalui Tim Pengabdi Teknik Sipil membuatkan produk berupa jembatan kayu yang sesuai atau linear dengan bidang ilmu kesipilan," ujarnya.
Artikel Terkait
Penemuan Mayat Tak Dikenal Di Kalipuro Banyuwangi Warga Menduga Sosok Ini : Sudah Sebulan Tak Kelihatan
Kapal Nelayan Mekar Jaya Tergulung Ombak Pelawangan Grajagan Banyuwangi, 4 Tewas dan 3 Orang Dalam Pencarian
Anggaran Dana Hibah Pilkada 2024 Belum Temukan Kesepakatan, KPU Banyuwangi Berharap Segera Disetujui
Rute Kirab Estapet KPU di Banyuwangi Akan Berlangsung 1 Minggu, Akan Dihadiri Ribuan Anggota Di Hari Terakhir
Otak Atik Anggaran Pilkada 2024 Banyuwangi Belum Ada Kesepakatan, Ketua DPRD : Masih Dalam Pembahasan