2. Menghambat perkembangan otak pada remaja
Banyak sekali remaja yang menggunakan rokok, padahal sebenarnya kandungan nikotin dapat membahayakan perkembangan otak remaja yang terus mengalami perkembangan hingga pada usia 25 tahun.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention penggunaan nikotin bisa merusak bagian otak yang mengontrol, perhatian, pembelajaran, perasaan dan juga kontrol impuls.
Cara kerja nikotin yaitu ia akan mengganggu pembuatan ingatan atau keterampilan yang dibangun oleh sel-sel otak.
3. Rentan terhadap penyakit paru-paru
Kandungan lainnya dari vape adalah acrolein yaitu dapat meningkatkan risiko terkena penyakit paru-paru. Tidak hanya rokok tembakau, vape juga dapat membahayakan kesehatan paru-paru.
Acrolein selain digunakan dalam vape juga digunakan untuk membunuh gulma.
Senyawa ini dapat menyebabkan cedera paru-paru akut dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan asma.
Perasa dalam vape jika dikonsumsi dengan jumlah yang banyak makan rasa ini akan membunuh sel-sel normal yang ada pada paru-paru.
Artikel Terkait
Heboh..!! Link Video Nesya Viral di Hotel Jadi Buronan Warganet, Bocil Minggir Dulu
Ini Dia Pengaruh Rokok Elektrik atau Vape Terhadap Imun Manusia. Apakah Lebih Aman Dari Rokok Tembakau?
Kenali Kandungan Zat Berbahaya Pada Vape, Perokok Wajib Tahu Nih!
5 Tips untuk Wanita Karier, Hidup Sehat dan Konsentrasi Terjaga
Minuman Tradisional Ini Terbuat Dari Campuran Anggur dan Ular Berbisa