Storyjatim.com - Rokok elektrik atau vape kian lama semakin digemari oleh para perokok terutama di kalangan dewasa muda.
Vape menurut sebagian orang yang menggunakannya lebih baik daripada rokok tembakau.
Padahal belum ada studi yang menyebutkan bahwa vape tidak beresiko untuk tubuh daripada rokok tembakau.
Alih-alih menjadi alternatif pengganti rokok tembakau, vape atau rokok elektrik justru dapat membahayakan tubuh tidak jauh dengan rokok tembakau.
Melansir dari laman halodoc kandungan vape yang dapat membahayakan tubuh adalah kandungan perisa yang ada dalam vape.
Baca Juga: Terkuak dalam Penelitian, Ternyata Orang Psikopat Cenderung Suka Makanan Ini
Rokok elektrik atau vape memiliki beragam rasa yang menjadikan uap ketika dihembuskan menjadi harum.
Akan tetapi, dibalik keunikan dan rasa enak yang dihasilkan, vape mengandung zat berbahaya yang disebut diasetil.
Jika zat diasetil ini dihirup secara terus menerus dapat dipastikan akan menyebabkan penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK).
Kesimpulannya, baik rokok elektrik atau vape maupun rokok tembakau sama-sama membahayakan. Meskipun terlihat ramah untuk tubuh.
Artikel Terkait
Sering Makan Enak Tapi Takut Kadar Gula Naik, Begini Cara Hindari Diabetes Di Usia Muda
Waspadai Gejala Ini Pada Anak Inilah Gejala Anak Alami Diabetes Sejak Dini
Ini Dia Pengaruh Rokok Elektrik atau Vape Terhadap Imun Manusia. Apakah Lebih Aman Dari Rokok Tembakau?