Khutbah Jumat 'Rasa Aman' dengan Mengamalkan Ajaran Islam

photo author
Ernik Qurrotul Aini, Story Jatim
- Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:28 WIB
Khutbah Jumat Rasa Aman dengan Mengamalkan Ajaran Islam (Freepik mithun1316)
Khutbah Jumat Rasa Aman dengan Mengamalkan Ajaran Islam (Freepik mithun1316)

Agama Allah tidak akan bisa kita jalankan dengan baik manakala kita tidak aman. Syariat Allah tidak akan bisa kita laksanakan dengan sempurna kecuali dengan adanya keamanan. Oleh karena itu Allah Tabaraka wa Ta’ala benar-benar memerintahkan umat Islam untuk menjaga terwujudnya keamanan itu.

Bisakah kita mencerna kenapa Allah melarang kita mencuri? Yaitu agar terwujud keamanan orang yang memiliki harta. Tak bisakah kita memahami kenapa kita dilarang membunuh? Yaitu agar terwujud keamanan bagi orang yang punya nyawa. Bisakah kita memahami kenapa kita dilarang berghibah dan ber-namimah? Yaitu agar manusia merasa terjaga dan aman kehormatan dan harga dirinya. Tahukah kita kenapa Allah haramkan zina? Karena agar manusia merasa aman pada istri dan anak-anaknya.

Lihat bagaimana agama Allah Tabaraka wa Ta’ala Rabbul ‘Izzati wal Jalalah benar-benar mengarahkan seluruh manusia (andai semua manusia mengamalkan agama Allah Rabbul ‘Izzati wal Jalalah) mengarahkan mereka kepada keamanan. Dan Allah Tabaraka wa Ta’ala menjadikan keamanan itu adalah nikmat yang sangat teramat besar. Sehingga menjadi doa utama di antara doa utama Nabi Ibrahim terhadap kota Mekah.
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا

“Wahai Rabbku Allah pemilik Ka’bah, jadikanlah negeri ini (yaitu Mekah) negeri yang aman.” (QS. Al-Baqarah[2]: 126)

Di negeri yang aman, hamba-hamba Allah bisa beribadah kepada Allah.

Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam mengajak ayahnya, ibunya, dan 11 saudaranya masuk Mesir dalam keadaan aman.
ادْخُلُوا مِصْرَ إِن شَاءَ اللَّهُ آمِنِينَ

“Masuklah kalian ke Mesir, insyaAllah kalian ini adalah orang-orang yang aman.” (QS. Yusuf[12]: 99)

Allah Tabaraka wa Ta’ala menjanjikan keamanan untuk RasulNya, untuk para sahabat ridwanullah ‘alaihim ajma’in yang akan bertawaf di sekeliling Ka’bah, sementara musuh-musuhnya masih ada di sekeliling itu, dan ketika itu Mekah masih dikuasai oleh orang-orang Quraisy.

لَتَدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ اٰمِنِيْنَۙ

“Kalian pasti akan masuk Masjidil Haram InsyaAllah ketika Allah berkehendak dalam keadaan aman.” (QS. Al-Fath[48]: 27).
Walaupun di sekeliling kalian musuh-musuh masih ada, tapi kalian akan tawaf di Ka’bah dalam keadaan aman.

Agama Allah adalah solusi
Manakala agama Allah diamalkan, manakala syariat Allah (sunnah Rasulullah) ditegakkan, maka akan terjadi keamanan. Tergantung sejauh mana manusia mengamalkan agama Allah itu. Manakala dia mengamalkan dalam pribadinya sendiri, maka pribadi itu akan menjadi pribadi yang aman, tenang dan tentram, dan tidak ada rasa takut dan gentar. Manakala diamalkan dalam sebuah keluarga, maka keluarga itu akan menjadi keluarga yang aman, hubungan suami istri akan aman, hubungan anak dan orang tua akan aman, hubungan mertua dengan menantu akan aman. Manakala diamalkan di tengah RT dan RW, maka RT dan RW itu menjadi aman. Jika syariat Allah diamalkan di sebuah kota, maka kota itu akan menjadi kota yang aman. Jika diamalkan dalam sebuah negara, maka negara itu akan menjadi negara yang aman.

Maka agama Allah adalah satu-satunya solusi internasional, kalau mereka memang serius ingin mewujudkan keamanan itu. Karena hanya Islam yang mempunyai seluruh kaidah-kaidah yang dibutuhkan dunia internasional untuk menciptakan stabilitas keamanan internasional. Tanpa Islam, semua itu mustahil. Tanpa menerapkan agama Allah, semua itu hanya ucapan bibir, semua itu hanya untaian kata tanpa makna. Agama Allah satu-satunya solusi, wahai manusia di permukaan bumi.

Khutbah Kedua: Rasa Aman
Kalau kita sudah tahu bahwa agama Islam benar-benar ingin mewujudkan keamanan, perturan-peraturan agama Islam akan menciptakan keamanan. Kenapa orang yang berzina dihukum? Kenapa orang yang mencuri dihukum? Kenapa yang membunuh dihukum? Kenapa hukuman-hukuman itu terwujud? Jawabnya bahwa semua itu agar mereka tidak menebarkan rasa takut di tengah manusia.

Karenanya Anda saudara-saudaraku yang mengatakan mengamalkan agama Islam namun Anda menebarkan rasa takut di permukaan bumi dengan aksi-aksi Anda, demi Allah Anda tidak lagi selaras dengan agama Allah, Anda sudah melenceng jauh dari syariat Allah.

Kalau pasukan keamanan itu adalah musuh-musuh Anda, maka Anda bukanlah orang yang mengamalkan agama Allah. Ada yang salah dan keliru dalam pemahaman Anda terhadap agama Allah. Adakah agama Allah memerintahkan seseorang untuk meledakkan dirinya di hari Jumat, sehingga melukai, mencederai, hampir membunuh manusia-manusia yang sedang melaksanakan shalat Jumat? Agama apa ini?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Sumber: ngaji.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kick Off HSN 2025, Banyuwangi Canangkan Pesantren Aman

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Ulasan Lengkap Biografi 4 Wanita Penghulu Surga

Minggu, 30 Juli 2023 | 21:36 WIB

Khutbah Jumat Terpopuler 'Iman Kepada Allah SWT'

Sabtu, 29 Juli 2023 | 20:59 WIB

Terpopuler

X