Dia seorang hamba, tidak boleh untuk diibadahi, tidak boleh dilebihkan kedudukannya sebagaimana yang Allah ‘Azza wa Jalla telah berikan kepadanya. Dia seorang Rasul, tidak boleh untuk didustakan, sebab dia membawa berita yang benar dari Rabbul ‘Alamin.
Maka pelajaran dari hadits yang mulia ini, bahwa inilah bagaimana bahaya pujian yang berlebih-lebihan di dalam agama.
Khutbah kedua – Bahaya Pujian
Hadirin yang dirahmati Allah ‘Azza wa Jalla..
Dari hadits tersebut ada beberapa poin yang bisa kita ambil: