“Sepeser pun itu tidak akan menambahkan kerajaan-Ku.”
Kemudian Allāh katakan,
يا عِبادي، لو أنَّ أوَّلَكم وآخِرَكم وإنْسَكم وجِنَّكم كانوا على أفجَرِ قَلبِ رَجُلٍ واحِدٍ منكم، ما نَقَصَ ذلك مِن مُلْكي شَيئًا، يا عِبادي
“Wahai para hamba-Ku, andaikan makhluk yang pertama hingga yang terakhir baik dari kalangan jin maupun manusia, mereka menjadi makhluk yang paling jahat di antara kalian…”
Kita ambil contoh Iblis (misalnya), ‘Andaikan semua makhluk ini mempunyai hati sebagaimana hatinya Iblis’.
“Sepeser pun itu tidak mengurangi kerajaan-Ku.” (Hadits riwayat Muslim).
Sehingga Allāh Subhānahu wa Ta’āla tegaskan dalam hadits ini, bahwa ketaatan yang kita lakukan sepeser pun tidak kembali kepada keuntungan Allāh, demikian pula kemaksiatan yang kita kerjakan, sama sekali tidak mengurangi kerajaan Allāh. Karena masing-masing manusia akan menanggung sesuai dengan amal yang dia kerjakan.