Storyjatim.com - Pada 15 September 2021 Negara Australia, Britania Raya (Inggris), dan Amerika Serikat mengadakan aliansi yang dinamai AUKUS (Australia, United Kingdom, United States).
Australia memperkuat pertahanan militer dengan berencanan membuat 8 unit kapal selam bertenaga nuklir guna menunjang ketetnuan AUKUS.
Disamping itu, Amerika Serikat (AS) berencana mengadakan penjualan kapal selam nuklir ke Australia.
Mengingat bahawa Australia masuk dalam keanggotan
AUKUS maka Australia menjadi negara kedua yang diberikan akses ke teknologi nuklir oleh Amerika Serikat setelah Inggris.
Dilansir dari beberapa media dan dari surat kabar _WSJ (Wall Street Journal)_ menginformasikan, para pejabat barat memang telah berencana untuk menyediakan beberapa kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia, rencana penjualan itu akan ditargetkan pada pertengahan 2030-an.
Aliansi antara negara Autralia, Inggris dan AS tidak hanya berfokus pada pertahanan militer saja namun juga mencakup bidang-bidang lainnya seperti kecerdasan buatan, perang dunia maya, kemampuan bawah air, dan kemampuan serangan jarak jauh.
Adanya rencana AS memproduksi kapal selam nuklir untuk Australia dan perjanjian AUKUS, menjadi alas an AS dan Inggris menyetujui membantu Australia membangun dan mengoperasikan armada kapal selam nuklir secara individu pada 2040 dan memperluas jangkauan militernya.
Artikel Terkait
Makam Ratu Elizabeth II Disamping Pemakaman Ayahnya Raja George VI
Demi iPhone 14, Tiga Pemuda Di Thailand Rela Tukar Ginjal Viral di Sosmed
Mengenal lebih dalam sosok Ratu Elizabeth II. Jejak Pemerintahan dan Kebiasaan Uniknya