Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF akan Segera Diterapkan Bagi Pengguna Jalan Tol Akhir Tahun 2022

photo author
Ernik Qurrotul Aini, Story Jatim
- Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:49 WIB
Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF akan Segera Diterapkan Bagi Pengguna Jalan Tol Akhir Tahun 2022 (Screenshot Youtube Narasi )
Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF akan Segera Diterapkan Bagi Pengguna Jalan Tol Akhir Tahun 2022 (Screenshot Youtube Narasi )
STORYJATIM.COM- Penggunaan transaksi tol nontunai nirsentuh MLFF, akan mulai dilakukan secara bertahap dari akhir tahun 2022. 
 
Apa itu transaksi tol nontunai nirsentuh MLFF?, mungkin masih banyak yang belum tahu tentang sistem pembayaran tol baru yang akan segera diaplikasikan.
 
Penggunaan transaksi tol nontunai nirsentuh MLFF telah disampaikan oleh sekretaris badan pengatur jalan tol BPJT dalam sebuah wawancara.
 
 
Seperti yang dikutip oleh storyjatim.com dari Youtube Narasi berikut ini penjelasan lengkapnya.
 
Mulai akhir tahun ini, keluar masuk jalan tol akan menggunakan sistem transaksi tol nontunai Nirsentuh berbasis Multi Lane free Flow (MLFF).
 
Penerapan sistem transaksi nontunai Nirsentuh berbasis MLFF ini rencananya akan dimulai pada akhir tahun 2022 dan ditargetkan pada akhir 2023 seluruh jalan tol di Indonesia sudah memakai sistem transaksi ini sebagai aksen penggunaan jalan tol.
 
Hal ini disampaikan langsung oleh sekretaris badan pengatur jalan tol atau BPJT kementrian PUPR Triono Djasmono.
 
 
"Targetnya di tahun 2022 akhir bisa dilaksanakan sistem Multi Lane Free Flow untuk keseluruhan luas jalan tol. Pada tahun 2022 bisa bertahap tapi pada akhir 2023 bisa keseluruhan," jelas Triono Djasmono.
 
Sesuai namanya MLFF menggunakan teknologi canggih berupa Global Navigation Satellite System GNSS.
 
Dimana para penggunanya tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol untuk tap kartu e-tol guna membayar biaya masuk. 
 
Sebagai gantinya MLFF akan diluncurkan dalam bentuk aplikasi berbasis smartphone yang diberi nama Cantas.
 
Melalui sinyal GNSS tersebut akan diterima GPS untuk  dicocokkan dengan rute yang dituju kendaraan yang sudah didaftarkan dalam aplikasi cantas.
 
Setelah pencocokan selesai, tarif tol akan dihitung secara otomatis dan pembayaran akan langsung terhubung dengan dompet elektronik yang telah dimasukkan kedalam aplikasi.
 
Sehingga pengguna hanya tinggal lewat dan tidak perlu lagi berhenti untuk membayar tarif tol.
 
Adapun untuk meminimalkan kelalaian pembayaran tagihan. Aplikasi cantas akan terhubung langsung dengan sistem electronic Traffic Law enforcement atau tilang elektronik milik kepolisian RI.
 
Dengan ini pengguna yang tidak membayar tagihan dapat ditindak secara  hukum. 
 
Penggunaan sistem Nirsentuh ini diklaim bisa menghilangkan antrian dan kemacetan yang selama ini disebabkan oleh pemakaian e-tol. 
 
Kemacetan ini dinilai bisa menyebabkan kerugian negara hingga Rp4,4 Triliun pertahun. 
 
Kedepannya pemerintah tidak menutup kemungkinan adanya penerapan sistem yang sama yaitu Nirsentuh untuk hal lainnya termasuk di rest area. 
 
"Nanti harapan kedepannya, rest area dapat terkoneksi dalam arti pembayarannya dengan menggunakan sistem jadi sudah cashless. Contohnya bisa order kopi lalu datang ke rest area tinggal mengambilnya saja,"terang Triono Djasmono.
 
Sistem MLFF sendiri sudah diterapkan di beberapa negara maju, terutama di Eropa.
 
Di Indonesia nantinya sistem yang digunakan adalah sistem dengan navigasi satelit dengan teknologi elektronik onboard unit dengan menggunakan smartphone.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X