Pemuda 23 Tahun Ini Jadi Jutawan, Hanya Dengan Ide Jualan Dakoci Omset Hingga RP 6 Juta Perhari

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Jumat, 22 September 2023 | 18:01 WIB
Hanya Pakai Bahan Ini, Pemuda 23 Tahun Jadi Jutawan, Ide Jualan Yang Perlu ditiru (Youtube Zayn YR )
Hanya Pakai Bahan Ini, Pemuda 23 Tahun Jadi Jutawan, Ide Jualan Yang Perlu ditiru (Youtube Zayn YR )

Storyjatim.com - Di usia 23 tahun pemuda asal Tanggerang ini bisa meraup omset Rp 6 Juta perhari, hanya dengan jualan Dakoci di wilayah Pasar Lama Tanggerang Banten.

Maulana menceritakan awal mula jualan di depan rumahnya bersama sang kakak, setelah mempunyai pengalaman berdagang, pemuda usia 23 tahun ini memberanikan diri mulai berbisnis Dakoci hingga omset Rp 6 Juta perhari.

Omset yang cukup menggiurkan buat usaha kecil dengan hasil memuaskan, Dakoci sendiri adalah berbahan dasar ayam dengan cara ditusuk dan dibakar, kemudian disajikan dengan saos barbeque atau sejenisnya.

Baca Juga: Cocok Untuk Ide Jualan dan Bisnis Catering Dirumah, Ini Resep Sambal Geprek Enak Yang Dicari

Tak khayal, di usia yang cukup muda Maulana terkadang mempunyai rasa malu ketika bertemu dengan rekan sekolahnya, bahkan ketika mendekati seorang cewek pun kerap menghindar karena tahu Maulana hanyalah pedagang ayam bakar atau Dakoci.

Namun, meskipun jualannya terbilang hanya kaki lima, omset yang didapat bisa mencapai Rp 6 Juta perhari.

"Sehari bisa laku 50 Kg ayam, atau 250 tusuk Dakoci, kalau dirupiahkan biaa Rp 6 Juta perhari," Kata Maulana dalam channel Youtube Zayn YR.

Awalnya Maulana sempat kaget karena tak disangka ide jualan yang ia geluti bisa viral dan banyak peminatnya.

"Awalnya kaget si, gak tau kenapa tiba tiba banyak peminat Dakoci, padahal bahanya cuma ayam sama daun bawang," Sambungnya.

Baca Juga: Hanya Jualan Tulang, Pemuda ini Raup Omset Rp 3,5 Juta Perhari, Ide Usaha Yang Menggiurkan

Saat bertemu dengan rekan sekolah, Maulana sempat merasa malu, namun ketika merasakan hasil yang cukup menjanjikan, justru kini lebih percaya diri untuk mengembangkan bisnisnya.

"Awalnya malu, ketemu temen sekolah, tapi setelah berselangnya waktu, melihat hasilnya terus sekarang ya enjoy aja," paparnya.

Maulana berpesan bagi para pengusaha pemula untuk tetap semangat dan tidak boleh gampang gengsi atau minder.

"Jangan gensi, jangan malu, kalau malu gak bisa makan kita, tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X