Storyjatim.com - Dugaan anggaran berlebihan yang di kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Mekar Dana Sejahtera Benelan Kidul Kecamatan Singojuruh Banyuwangi Jawa Timur sedang bergulir.
Pasalnya Bumdes memiliki unit usaha catering, dengan biaya pendirian mencapai sebesar Rp. 118 Juta.
Namun diketahui penyertaan modal tersebut dinilai terlalu besar, dan anggaran terbesar dari seluruh unit kerja yang ada Bumdes.
Kini Ketua Bumdes menyatakan akan mundur dari jabatannya dalam Musyawarah Desa pada, Kamis (12/1/2023).
Ketua Bumdes Selamet Ainur Rohman memberikan laporan pertanggung jawaban anggaran selama dirinya menjabat, namun dari beberapa yang di laporkan justru penyertaan modal yang paling besar tersebut seakan ditutupi.
Tak hanya itu, peserta Musdes yang hadir pun dinilai tak memenuhi quorum, karena terlihat hanya BPD dan Perangkat Desa, Tokoh masyarakat pun yang hadir.
Tak sedikit muncul pertanyaan dari masyarakat dalam anggaran catering yang besar tersebut, selama ini diketahui unit catering rutin melayani pesanan dari PT. Tirta Investama dalam seminggu sekali.
Baca Juga: Benda Misterius Tertangkap Kamera Drone Pasca Letusan Gunung Semeru 4 Desember
"Pada 2016 Bumdes berdiri, dan mendapatkan penyertaan modal pertama sejak 2017 hingga sekarang total Rp 249 Juta," Katanya.
Artikel Terkait
Kutukan Ratu Shima Untuk Presiden Yang Masuk Ke Kota Kediri, Hanya Bung Karno Dan Gusdur Yang Berani
Maluku Diterjang Tsunami Dahsyat, Sejarah Mencatat Gempa Bumi Terbesar, Berikut Sejarahnya
Ramalan Pasutri Ini Seperti Ratu dan Raja, Ternyata Ini Weton Yang Cocok
Berapa Gaji PPK dan PPS? Berikut Honor Yang Diterima Dalam Pemilu 2024