Selama 20 tahun kedepan master plan pengelolaan sampah di Banyuwangi menjadi panduan bersama untuk menciptakan perubahan prilaku dan sistem yang berkelanjutan.
"Penyusunan masterplan persampahan ini Insyaallah akan kami launching di tanggal 21 Februari 2023 mendatang," cetusnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Kecurangan Dalam Perekrutan Panwascam Di Banyuwangi Kini Memasuki Babak Baru
Selain itu, DLH Banyuwangi juga akan mempercepat proses piloting yang nantinya bisa menjadi contoh percepatan pelayanan sampah di seluruh Kabupaten Banyuwangi.
Untuk tahap awal ada 47 Desa yang akan dilakukan pendampingan. Adapun rinciannya, 33 desa dari program Banyuwangi Hijau dan 14 desa dari program CLOCC.
"Nanti akan terbentuk Desa Asuh Desa dalam pengelolaan sampah ini," jelasnya.
Terakhir DLH mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat dalam mewujudkan masterplan pengelolaan sampah Banyuwangi sesuai dengan kapasitasnya.
"Untuk mewujudkan ini semua, kita berupaya menyeimbangkan porsi anggaran pemerintah dan meningkatkan porsi dana dari non pemerintah dalam pelayanan sampah," tegas Dwi.
Artikel Terkait
Sepasang Remaja Lawan Jenis Di Jawa Barat Digrebek Warga Saat Tiduran di Musholah
Festival Kebangsaan Wujud Wajah Asli Indonesia Di Banyuwangi
JEB Tampil Memukau Di Acara Festival Kebangsaan Banyuwangi, Musik Dan Tarian Nusantara Disajikan Dengan Apik
Viral Anggota Polisi Probolinggo Tembak ODGJ Di Pinggir Jalan