Festival Kebangsaan Wujud Wajah Asli Indonesia Di Banyuwangi

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Sabtu, 17 Desember 2022 | 17:12 WIB
Festival Kebangsaan Contoh Wajah Asli Indonesia Di Banyuwangi Merajut Harmoni (konik)
Festival Kebangsaan Contoh Wajah Asli Indonesia Di Banyuwangi Merajut Harmoni (konik)

Storyjatim.com - Simbolisasi kebersamaan antar agama, etnis, budaya dan suku membaur jadi satu di dalam Festival Kebangsaan yang digelar di Desa Patoman Blimbingsari Banyuwangi Jawa Timur. Sabtu, (17/12/2022).

Festival Kebangsaan yang di hadiri oleh berbagai etnis, agama, suku yang menempat di Banyuwangi ini menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat Blambangan bisa hidup dalam perbedaan.

Seperti yang disampaikan penggagas Festival Kebangsaan yakni Plt Kepala Badan KesBangpol Banyuwangi Muhammad Lutfi, bahwa Banyuwangi memiliki keaneka ragaman lintas suki, budaya, agama, yang selalu rukun hidup berdampingan.

Baca Juga: Sepasang Remaja Lawan Jenis Di Jawa Barat Digrebek Warga Saat Tiduran di Musholah

"kerukunan ini perlu diapresiasi kita sebagai pemerintah daerah membuat wadah untuk ajang silaturahmi, Festival Kebangsaan ini bentuk apresiasi kami terhadap kerukunan umat," Katanya.

Mantan Camat Banyuwangi itu juga menyampaikan jika Festival ini adalah bentuk dari tagline Banyuwangi Rebound yang ketiga.

"semoga selalu rukun dan damai, perbedaan adalah warna untuk indonesia, ini sesuai dengan tagline kita yaitu merajut Harmoni," Sambungnya.

Acara tersebut dibuka dengan berdoa bersama yang di pimpin oleh 5 agama yang ada di Indonesia secara bergantian.

Hal tersebut menunjukan bahwa indahnya perbedaan dan saling menghormati menjadi sesuatu yang penting dijaga untuk NKRI.

Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah juga mengharapkan bahwa sinergitas merajut harmoni adalah dasar untuk mewujudkan persatuan warga Indonesia.

Baca Juga: BEC 2022 Sukses Digelar, Penonton Kecewa, Warga : Masak Sih Ini BEC Kok Jadinya Sekelas Karnaval Di Desaku

"inilah wajah Indonesia mari kita satukan bersama persatuan bangsa kita untuk menjaga tradisi, budaya, jangan sampai ada perpecahan di antara kita demi meingkatkan Banyuwangi lebih baik kedepan," Tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X