Waspada..!! Anak Kelas 2 SD Di Banyuwangi Sempat Jadi Sasaran Penculik, Sudah Di Bawa Sejauh 1 KM

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Jumat, 2 Desember 2022 | 14:09 WIB
Hendak Pulang sekolah, seorang Anak kelas 2 SD Di Banyuwangi Jadi Korban Penculikan (Ilustrasi Istimewa)
Hendak Pulang sekolah, seorang Anak kelas 2 SD Di Banyuwangi Jadi Korban Penculikan (Ilustrasi Istimewa)

 

Banyuwangi Storyjatim.com - Seorang anak usia 8 tahun diduga menjadi korban penculikan orang tak dikenal saat pulang sekolah di kecamatan Kabat Banyuwangi.

Korban dugaan penculikan anak tersebut berinisial DTS tercatat sebagai warga Desa Bunder Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, yang masih duduk dikelas 2 tingkatan Sekolah Dasar.

Seorang anak putri dari pasangan Purwanto dan Qoyimah itu sempat di bawa kabur sejauh kurang lebih 1 kilometer dengan kondisi mata ditutup.

Baca Juga: Bingung Tahun Baru Kemana? Berikut 5 Rekomendasi Tempat Camping Di Banyuwangi

"waktu itu awalnya pulang sekolah, biasanya sama temanya, namun waktu itu anak saya pulang sendirian karena jatahnya pulang duluan, saat didepan sekolah tiba tiba ada orang tak dikenal yang mengaku kenal dengan ayah DTS kemudian di paksa untuk ikut, awalnya sudah gak mau, namun karena dipaksa namanya anak kecil akhirnya ya ikut aja," Kata Ibu korban pada Storyjatim.com (2/12/2022).

Pada saat di bawa motor, posisi DTS bonceng di depan sambil matanya ditutup dengan tangan pelaku.

"Pelaku itu memakai motor matic, dia mangku teman ayahnya, setelah anak saya bonceng di depan matanya di tutup dan di bawa ke arah timur sampai depan Balai Desa kira kira sejauh 1 Kilometer dari lokasi," Sambungnya.

Baca Juga: Iuran..!! Pemuda Gardaku Singojuruh Banyuwangi Perbaiki Jalan Berlubang, Ketua : Ini Kontribusi Kita Ke Dusun

Namun selama perjalanan karena di dekat Balai Desa Bunder tergolong lokasi yang cukup ramai maka akhirnya DTS diturunkan di sekitaran Balai Desa.

"memang ada beberapa orang yang meilhat kalau ada anak kecil bonceng dengan mata di tutup pakai tangan kiri orang itu," Tambahnya.

Mungkin karena terduga pelaku tersebut panik maka DTS akhirnya di turunkan di sekitaran Balai Desa.

Kini DTS sudah berada dirumahnya dan masih mengalami trauma.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X