Banyuwangi Storyjatim.com - Bola panas terkait dugaan penyelewengan anggaran dana hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, terus menggelinding.
Terbaru, nama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Banyuwangi, Abdul Azis Hamidi juga turut terseret dalam masalah dugaan penyelewengan anggaran dana hibah KONI Banyuwangi 2020-2022.
Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi itu, ikut dipanggil Polda Jawa Timur (Jatim) untuk dimintai keterangan terkait adanya laporan dugaan penyelewengan dana hibah KONI Banyuwangi 2020-2022.
Azis dipanggil Polisi sebagai saksi atas dugaan penyelewengan anggaran dana hibah KONI Banyuwangi.
"Iya, klarifikasi," kata Abdul Azis Hamidi kepada Storyjatim, Kamis (1/12/2022).
Namun dia tidak menjelaskan secara rinci soal apa yang menjadi pertanyaan penyidik Polda Jatim kepada dirinya.
" itu karena wewenang penyidik Polda Jatim," Sambungnya.
Tak hanya Kepala Dispora, dihari yang sama Sekertaris KONI Banyuwangi Afan Ruli Arnanta diketahui juga memenuhi panggilan Polda Jatim sebagai saksi untuk klarifikasi yang di dampingi oleh ketua Bidang Hukum KONI, Aditya Ruli Delianto.
"kemarin agenda di Polda untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait alur dan teknis cara pengelolaan dan oembagian anggaran hibah KONI Banyuwangi," Ungkap Kerua Bidang Hukum KONI.
"Kami sudah memberikan keterangan sesuai dengan fakta secara formil dan materiil," tambahnya.
Baca Juga: Dahsyat.. !! Banjir Lahar kali Gendol Sleman Banyak Material Batu Besar
Sebelumnya, Ketua KONI di Panggil Polda Jatim memenuhi panggilan di untuk klarifikasi dugaan tersebut di Polresta Banyuwangi pada Rabu (23/11/2022).
Ketua Koni Banyuwangi Mukayin mengatakan, jika pemeriksaan oleh penyidik Polda Jatim hanya sebatas klarifikasi adanya laporan dari masyarakat.
"Kita hanya diminta klarifikasi dari Koni, karena ada laporan masyarakat kaitan anggaran dana hibah," kata Mukayin saat diwawancara lewat sambungan teleponnya, Rabu (23/11/2022) malam.
Mukayin menyebut, dirinya justru belum mengetahui adanya laporan tersebut apakah berkaitan dengan dugaan penyelewengan anggaran atau lainnya.
Artikel Terkait
Kecewa Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Di Kalibaru Tanami Dengan Pohon Pisang, Kades Banyuanyar: Sabar Dulu
Korban Banjir Cianjur Disebut Tidak Mau Mie Instan, Dan Minta Sumbangan Beli Tenda Camping
Aktivitas Lumpuh, Kantor Pemda Banyuwangi Terendam Banjir Hingga Setinggi Paha Orang Dewasa
Pernah Raih Tata Ruang Terbaik SeIndonesia, Pemda Banyuwangi Di Kepung Banjir
320 Miliar Anggaran CKPP, Wilayah Perkotaan Banyuwangi Jadi Langganan Banjir, Intip Rincianya