Kala itu ia hendak membawa sampah itu ke Bangsring. Saat tiba didaerah Ketapang, Ia kepergok atasannya dan diperintahkan kembali ke Kantor DLH untuk mengambil terpal penutup truk.
"Tadi setelah ambil sampah di Pasar Blambangan, saya dicegat atasan dan diperintahkan untuk kembali ambil terpal karena saat ini ada penilaian Adipura," kata Solehan ditemui di lokasi kejadian.
Nahasnya, truk mengalami kecelakaan tunggal sebelum sampai tujuan. Truk terguling di Jalan MH. Thamrin, selepas bermanuver dari Lampu Merah Lateng.
Baca Juga: Penjualan Aset Bangunan KUD Oleh Sri Bhakti Di Kunir Banyuwangi, BPKAD : Penjualan Masuk Kas Negara
"Padahal saya sudah pelan-pelan, tapi tiba-tiba truk miring lalu terguling, ya namanya mungkin lagi apes ya," ungkapnya.
Terpisah Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Wahid Hasyim membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Dari hasil identifikasi polisi, kecelakaan tunggal itu terjadi karena kelalaian sopir truk.
"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material yang ditaksir Rp 3 juta. Truk sudah dievakuasi dan arus lalu lintas sudah kembali lancar," tegasnya.