Storyjatim.com - DPD Partai Golkar Banyuwangi, menggelar kesenian jaranan atau Kuda Lumping di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Minggu, 31 Juli 2022.
Ribuan orang tampak memadati kawasan pertunjukan kesenian jaranan tersebut. Tampak juga sederet puluhan stand UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) yang berjualan di sana.
Ketua Golkar Banyuwangi Ruliyono menyebut, pihaknya sengaja menggelar seni jaranan ini. Selain untuk hiburan masyarakat, juga membantu UMKM bangkit pasca lesu akibat dampak pandemi Covid-19.
Baca Juga: Golkar Banyuwangi Dorong Kesenian Jaranan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
"Karena tontonan kesenian jaranan ini mengundang banyak orang. Otomatis bisa membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil menengah. Para pedagang yang mendirikan lapak dagangannya bisa laris," tutur Ruli.
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini juga memborong salah satu dagangan UMKM pada saat acara. Bahkan produk UMKM yang dibeli dibagikan kepada masyarakat yang sedang menonton seni jaranan.
"Saya juga menginstruksikan pengurus Partai Golkar untuk berbelanja di warung yang tersedia. Karena ini sebagai bentuk dukungan bagaimana Banyuwangi Rebound yang digagas Pemkab terus berkelanjutan dan berhasil," ungkap Ruli.
Ruli tidak lupa mengajak masyarakat mendukung dan membeli produk lokal Banyuwangi dan produk etnik warisan nenek moyang Indonesia.
"Karena dengan menggunakan produk dalam negeri akan menjadikan usaha mikro, kecil dan menengah bangkit di tengah digitalisasi yang tengah berlangsung," pintanya.
Selain itu, Ruli menambahkan, kesenian tradisional jaranan ini digelar sebagai bentuk kepedulian Golkar dalam rangka mendorong, membina dan membangkitkan semangat kesenian tradisional untuk tetap eksis di bumi Indonesia.
"Kedua paling tidak partai Golkar juga ingin hadir di tengah-tengah masyarakat bertujuan untuk menghibur. Karena Partai Golkar adalah partai yang menyatu dengan masyarakat," tegas Ruli.
Pertunjukan kesenian jaranan yang berlangsung sejak pagi itu, Golkar Banyuwangi mengawali dengan santunan kepada anak yatim piatu dan janda membutuhkan.
Baca Juga: Jelang Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Bawaslu Banyuwangi Imbau Partai Politik Kooperatif