Gunung Raung Erupsi Mendekati 1 Suro, Apakah Mitos 1 Suro Itu Benar?

photo author
Nurul Yakin, Story Jatim
- Rabu, 27 Juli 2022 | 22:19 WIB
Gunung Raung erupsi hari ini, Rabu (27/7/2022), mendekati malam 1 Suro. (Istimewa)
Gunung Raung erupsi hari ini, Rabu (27/7/2022), mendekati malam 1 Suro. (Istimewa)

Stioryjatim.com - Gunung Raung yang terletak di perbatasan tiga kabupaten, yakni Banyuwangi, Bondowoso dan Jember kembali erupsi, Rabu (27/7/2022), sekitar pukul 17.19 WIB.

Keterangan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat dan barat laut.

Gunung Raung mengalami 4 kali erupsi dari pukul 17.18 - 17.28 WIB. "Ketinggian erupsi 1.500 meter," kata Petugas PPGA Raung, Burhan Alethea, saat dikonfirmasi.

Baca Juga: 7 Adat Tradisi Warga Banyuwangi Di Bulan Suro

Meski mengalami erupsi, hingga saat ini Gunung Raung masih berstatus level 1 (normal). PPGA Raung terus memantau perkembangan hingga saat ini.

"Untuk letusan tidak terasa di Pos PPGA, setelah letusan kegempaannya normal seperti biasanya. Kita pantau terus sambil kita evaluasi apakah ada kenaikan aktivitas. Hingga malam tidak terjadi erupsi susulan," tandasnya. 

Erupsi Gunung Raung ini terjadi menjelang malam 1 Suro yang akan jatuh pada tanggal 30 Juli 2022. Apakah ada hubungannya dengan 1 Suro?

Baca Juga: Menurut Primbon Jawa, 4 Weton Ini Akan Jadi Incaran Sengkolo di Malam 1 Suro

Dikutip dari kanal YouTube Utug-Utug. Malam 1 Suro terkenal sakral dan penuh aura mistis bagi sebagian orang. Banyak cerita angker tentang malam 1 Suro. 

Bahkan juga ada beberapa orang yang menganggap di bulan 1 Suro banyak terdapat sekali sial dan bencana yang akan menimpa umat manusia.

Tak heran jika orang-orang Jawa ketika zaman dulu kerap menghindari berbagai pesta upacara pada bulan Suro termasuk pesta perkawinan dan juga hajatan.

Baca Juga: Benarkah Bulan Suro Bulan yang Sial? Buya Yahya: Itu Tidak Ada, Simak Ulasan Lengkap Berikut

Dilain sisi masyarakat kejawen meyakini bahwa musibah dan bencana dapat ditolak dengan cara melakukan ritual tertentu. Karena itulah kemudian dikenal beberapa tradisi malam 1 Suro seperti ruwatan untuk membuang sial.

Namun hal itu hanyalah mitos yang berkembang di masyarakat. Soal percaya atau tidak kembali ke keyakinan dan kepercayaan masing-masing. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nurul Yakin

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X