"Jika kita sudah lakukan konsep itu maka setidaknya potensi terhindar dari berbagai penyakit, lebih tinggi. Termasuk terhindar dari HIV AIDS," ungkapnya.
Dijelaskan, Hari Aids sedunia di Banyuwangi, diperingati dengan berbagai macam kegiatan, salah satunya dengan panggung teatrikal.
Kegiatan itu melibatkan ratusan peserta dari siswa SMP/Mts dan SMA/MA se Kecamatan Banyuwangi kota. Selain itu juga dihadiri oleh SKPD terkait
Juga organisasi mahasiswa, mulai GMNI, HMI, PMII, IPM, Karang Taruna Banyuwangi, Pemuda Hindu, Budha, Katolik, Pemuda Kristen, dan perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus.
Acara juga melibatkan organisasi keagamaan. Diantaranya Nasiatul Aisyiah, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU dan GP Ansor.
Juga organisasi yang konsen terhadap penanggulangan aids dan narkoba. Seperti Granat, LAN, LRPPN, KKBS, BCS, LSM Peduli Aids dan lainnya.
Acara dimulai pada pukul 06.00 Wib, diawali long march dari Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi dan berakhir di Taman Blambangan.
Dalam acara itu juga ditampilkan hiburan Band KAPOK dari LAPAS Banyuwangi. Sejumlah pentas seni seperti teaterikal, baca puisi, menyanyi dan tari-tarian juga disajikan dalam peringatan Hari Aids Sedunia itu.