daerah

Alokasi Pupuk Subsidi Di Banyuwangi 63.635 Ton, Ternyata Petani Menjerit Pupuk Langka Dan Mahal

Kamis, 17 November 2022 | 16:35 WIB
pixabay

Storyjatim.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menerima alokasi pupuk bersubsidi tahun 2022.

Data Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menyebutkan, alokasi pupuk jenis Urea tahun 2022 sebanyak 52.096 ton.

Alokasi NPK sebanyak 29.137 ton, Pupuk Organik Cair (POC) 8.626 liter di 2022, total alokasi pupuk di Banyuwangi mencapai 63.635 Ton.

Baca Juga: Kisah Gandrung Lilik Banyuwangi Seorang Mahkota Blambangan Menjadi Budak Tuan

Namun dari nominal Alokasi Pupuk bersubsidi tersebut masih terjadi kelangkaan dan mahalnya pupuk yang ada di Banyuwangi.

Beberapa petani hampir menyeluruh di Banyuwangi menjerit dengan langka dan mahalnya pupuk yang di belinya.

Salah satu petani Ahmad mengungkapkan bahwa kelangkaan dan mahalnya pupuk menjadi keluhan petani saat ini.

"sekarang pupuk langka, ada itu juga di batasi belinya dan mahal, mana yang katanya subsidi?," ungkapnya

Tak hanya itu, Ahmad juga mengaku bahwa hasil panen dan modal tanam tidak sesuai sehingga banyak petani di tahun ini yang merasa tidak berhasil saat panen.

"sekarang modalnya berapa, hasil panen berapa, terus tenaga untuk mengurus pertanian juga belum hitung, ketika panen hasilnya cuma sedikit, kan rugi kalau dihitung hitung," tambahnya.

Baca Juga: Geger..!! Mayat Sudah Masuk Kedalam Peti Mati, Justru Hidup Kembali

Memasuki tahun politik memang tak sedikit para calon kandidat yang selalu mengatasnamakan demi kepentingan rakyat, namun faktanya setelah terpilih justru rakyat dilupakan.

"pemerintah sekarang sudah semakin tidak jelas dengan ucapanya, terus rakyat mau bagaimana?," Tanya nya.

Pertanian memang menjadi ujung tombak bagi sebuah wilayah, namun jika petani merasa merugi maka sebuah wilayah bisa hancur jika ditinggalkan para petani yang mogok tanam.

Tags

Terkini