Storyjatim.com - Dinilai sebagai komponen penting dalam mendukung aspek perekonomian daerah. Kondisi jalan di Banyuwangi menuai banyak komentar negatif.
Bahkan, masyarakat di Kabupaten berjuluk The Sunrise of Java menunjukkan beragam reaksi atas hal itu. Mulai dari menanam pohon pisang hingga memasang spanduk bernarasi miring.
Namun berbeda dengan Rofiq Azmi, pria paruh baya asal Genteng itu berani tampil out of the box.
Bagaimana tidak, Rofiq berhasil menginisiasi gerakan masyarakat untuk menambal jalan berlubang. Terhitung hingga saat ini mereka telah berhasil memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer.
Baca Juga: Selangkah Lagi Jadi Daerah Berkembang, Desa Pesanggaran Digenjot Infrastruktur Oleh PT BSI
Hanya satu hal yang mendasari Rofiq untuk melakukan hal tersebut. "Tidak sampai hati melihat Banyuwangi berjalan mundur. Apalagi masuk dalam nominasi pada kompetisi satire, Festival Joglangan Sewu misalnya," ujar pria yang kerap mengenakan topi khas cowboy itu.