Di lokasi penemuan batu bata tersebut berada di wilayah perbatasan desa. Yakni Desa Balak, Desa Parangharjo dan Desa Bedewang.
"Kalau menurut cerita floklore wilayah tersebut adalah wilayah yang cukup bersejarah," kata Sekretaris Desa Parangharjo, Khoirul Anam saat ditemui di lokasi.
Namun penemuan dilokasi galian C tersebut jumlahnya lebih banyak dari pada yang ditemukan sebelumnya di salah satu Desa di Songgon.
"Yang ditemukan mungkin ratusan. Sedangkan yang terpendam belum tahu jumlahnya berapa," ungkapnya.
Menurut Khoirul, benda yang ditemukan warga bukan hanya terakota batu bata kuno saja, namun juga ada artefak lain.
"Ada pecahan keramik, tembikar, dan terakota lainnya," ujarnya.
Untuk mengamankan benda bersejarah itu dari pihak yang tidak bertanggung jawab, pihak desa telah berkoordinasi dengan aparat setempat.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2023, Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno Hatta Meningkat 25 Persen
Hari ini Indonesia Diguncang 2 Gempa, Salah Satunya Berpotensi Tsunami
Prakiraan Cuaca Hari Ini 26 April 2023, Sebagian Wilayah Banyuwangi Diguyur Hujan
Kapolda Sumut Copot Jabatan Ayah Aditya Hasibuan, Tersangka Kasus Penganiayaan Terhadap Seorang Mahasiswa
Istri Virgoun Bongkar Isi Chat Saat Booking Cewek, Inara Rusli Sebut Penyebab Keretakan Rumah Tangga