Banyuwangi, Storyjatim.com – Wajah ceria terpancar dari warga Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Akses utama mereka, Jalan Lampon, kini telah berubah drastis menjadi mulus setelah tuntas dibangun melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bumi Suksesindo (PT BSI).
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut melakukan pengaspalan dengan metode hotmix berkualitas tinggi. Tak tanggung-tanggung, ketebalannya mencapai 15 sentimeter, yang membuat warga setempat menyamakannya dengan kualitas jalan tol hingga sirkuit balap.
Kepala Desa (Kades) Pesanggaran, Sukirno, SH, menyatakan rasa bangganya atas realisasi pembangunan ini. Menurutnya, perbaikan jalan ini merupakan buah perjuangan panjang yang telah diupayakan sejak masa kepemimpinan Danpuslatpurmar 7 Lampon, Letkol Mar Zainal Arifin Tanjung.
Baca Juga: SAKKRAL Kantongi SK Kemenkumham, Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah
"Kami menghadap langsung pimpinan PT BSI dan Alhamdulillah tahun ini sudah terealisasi. Sekarang sudah dikerjakan, jadi kami selaku pemerintah desa tentunya berterima kasih kepada perusahaan," ujar Sukirno kepada TIMES Indonesia, Sabtu (14/2/2026).
Sukirno mengenang, sebelum tersentuh aspal hotmix dari bantuan operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu, Jalan Lampon merupakan jalur dengan kerusakan paling parah di Kecamatan Pesanggaran selama hampir 10 tahun.
"Lubangnya itu minta ampun. Sekarang Alhamdulillah sudah diaspal hotmix mulai dari markas marinir. Sudah dikerjakan kurang lebih 1,5 kilometer dari total rencana 2,8 kilometer," jelasnya.
Kualitas pengerjaan yang luar biasa membuat masyarakat merasa sangat puas. Bahkan, di media sosial, warga ramai-ramai memuji kondisi jalan yang kini mulus seperti sirkuit Mandalika.
"Masyarakat sangat senang, kini jadi kayak jalan tol," imbuh Sukirno dengan nada bangga.
Untuk diketahui, Jalan Lampon merupakan urat nadi vital bagi mobilitas warga. Selain akses utama pendidikan bagi pelajar SMP dan SMA, jalur ini adalah jantung ekonomi bagi pekerja perkebunan.
Sektor kesehatan pun terdampak positif. Akses menuju Puskesmas di Dusun Krajan kini jauh lebih lancar. Memberikan kenyamanan ekstra bagi ibu hamil maupun pasien darurat yang membutuhkan penanganan medis cepat.
Sebagai wujud syukur, warga bahkan membentangkan spanduk bertuliskan “Terima Kasih PT BSI” di pinggir jalan Lampon. Kehadiran PT BSI sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) diharapkan terus konsisten memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang melalui program yang tepat sasaran.
Baca Juga: Siap Kawal Kebijakan Publik Nasional : SAKKRAL Resmi Berbadan Hukum
Penting diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.
Artikel Terkait
Pemkab Pohuwato Jajaki Praktik Terbaik Pelayanan Publik dan Investasi di Banyuwangi
Jalan Rusak 10 Tahun Akhirnya Diaspal, Warga Lampon Bentangkan Spanduk “Terima Kasih PT BSI”
Komitmen Bersama FKUB Dan Polresta Jaga Kondusivitas Banyuwangi Sambut Bulan Suci
Marak Beredar Barang Ilegal, PMII Kinerja Banyuwangi Petugas Bea Cukai Dipertanyakan
PT BSI Salurkan Bantuan Susu untuk Balita dan Ibu Hamil di Desa Kandangan