Bawaslu Taken MoU Dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Banyuwangi

photo author
Moh. Hasbi, Story Jatim
- Selasa, 4 November 2025 | 12:48 WIB
Kepala Cabdin Provinsi Jatim Drs. Selamet Hariyadi Bersama Ketua Bawaslu Adrianus Yansen Pale, Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Khomisa Kurnia Indra di Kantor , Senin (03 /10/2025).
Kepala Cabdin Provinsi Jatim Drs. Selamet Hariyadi Bersama Ketua Bawaslu Adrianus Yansen Pale, Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Khomisa Kurnia Indra di Kantor , Senin (03 /10/2025).

Storyjatim.com-Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Banyuwangi kembali melaksanakan kegiatan Penandatanganan Kerjasama bersama Cabang Dinas wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan Memorandum Of Under Standing (MoU) langsung dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Banyuwangi berlangsung di Kantor Bawaslu Banyuwangi, Senin (03/11/2025).

Ketua Bawaslu Banyuwangi Adrianus Yansen Pale mengatakan, bahwa kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Bawaslu seperti yang sebelumnya dilakukan. 

"MoU Dengan semua pihak stakeholder, baik itu lembaga Instansi Kepemerintahan, ataupun organisasi kemasyarakatan. Tentang Pengembangan Pengawasan Partisipatif Pendidikan Politik dan Penguatan Demokrasi,"Katanya.

Adrian menerangkan, penandatanganan nota Kesepahaman ini merupakan bagian dari ikhtiyar Bawaslu dalam berdemokrasi, nantinya lembaga pendidikan di Banyuwangi turut ikut berperan aktif dalam pengawasan saat pelaksanaan Pemilu maupun pilkada. 

"MoU ini legalitas administratif dan landasan untuk peningkatan pengawasan Partisipatif di beberapa elemen masyarakat, termasuk juga di lingkungan lembaga Pendidikan "terangnya. 

Ia juga menegaskan, dalam kerja-Kerja Bawaslu mengawasi dilaksanakan demi kelancaran pelaksanaan pemilihan perlu keterlibatan banyak pihak. 

"Oleh sebab itu, tujuan utama Bawaslu membuat kerjasama kepada semua untuk tercapainya demokrasi,"jelasnya. 

Sementara itu, dikesempatan yang sama Kepala Dinas Cabang Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Drs Selamet Hariyadi mengungkapkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Bawaslu tentang adanya penandatanganan MoU tersebut. 

"Kami sangat mendukung atas yang dilakukan Bawaslu, bagi kami apa yang telah disampaikan oleh Ketua Bawaslu sangat representatif jika kegiatan sosialisasi tentang kepemiluan dilakukan ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Banyuwangi,"ungkapnya. 

Ia menyebutkan, dengan adanya kerjasama ini Bawaslu dapat memberikan edukasi terlebih untuk para pelajar yang punya hak pilih (Pemilih Pemula).

"Dengan begitu dengan rencana kegiatan pendidikan Politik oleh Bawaslu, para pelajar yang sudah memiliki hak pilihnya dapat menggunakan dengan baik,"sebutnya. 

Tak hanya itu saja, Kepala Cabdin berharap dengan Kerjasama ini dapat memberikan dampak positif. Apalagi di era serba digitalisasi. Tentunya saat momentum politik juga digunakan sebagai media oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

"Banyaknya informasi yang belum benar beredar di platform media sosial, ya kita tahu kan setiap kompetisi politik sosial media juga alat yang digunakan penyebar informasi dan lainnya,"

Pastinya tidak hanya masyarakat saja yang menerima informasi, tapi pelajar juga memiliki akun sosmed seperti tiktok, Ig, Facebook maupun yang lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Hasbi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X