Lawang Kori Tempat Memajang Hasil Bumi, Tersebar Di Setiap Sudut Saat Upacara Adat Suku Osing Banyuwangi

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Jumat, 21 Juli 2023 | 19:25 WIB
Mengenal Lawang Kori Di Setiap Ritual Adat Di Banyuwangi,
Mengenal Lawang Kori Di Setiap Ritual Adat Di Banyuwangi,

Storyjatim.com - Disetiap ritual adat di Banyuwangi khususnya di bulan suro selalu memiliki yang namanya Lawang Kori (Pintu Kori).

 

Lawang Kori sendiri dibuat dari bambu yang di rangkai sedemikian rupa sehingga mirip gapura atau pintu masuk untuk penyambutan tamu yang hendak datang dalam acara ritual adat.

 

Seperti contohnya yang ada di ritual adat Keboan Aliyan Kecamatan Rogojampi Banyuwangi, Lawang Kori berdiri tegak lengkap dengan ornamen hasil bumi dan janur sebagai penanda adanya acara adat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Sudut Malam Desa Aliyan Sebelum Ritual Keboan, Bazar Jajanan Tradisional dan Makanan Khas Gule Menthok

Lawang Kori sendiri tak hanya untuk penyambutan tamu, pintu masuk utama ini juga untuk memajang hasil bumi yang ada di wilayah Desa yang akan ada acara adat.

 

Hal itu menunjukan betapa suburnya sebuah wilayah dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil panen selama setahun.

 

Adapun yang dipasang di Lawang Kori sendiri yakni mulai dari pisang, umbi jalar, ketela, buah buahan, pala wija hingga padi kuning hasil panen.

 

Makna Lawang Kori sendiri memiliki filosofi yang cukup penting dalam uoacara adat suku Osing Banyuwangi.

 

Di Desa adat Aliyan Lawang Kori dibuat seminggu sebelum hari H pelaksanaan ritual adat keboan, dimana saat itu warga banyak yang dirasuki oleh roh leluhurnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X