Banyuwangi Storyjatim.com - Bulan muharram atau sering disebut bulan Suro bagi masyarakat Jawa memang menyimpan banyak tradisi, seperti halnya di Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi.
Tradisi Kebo-keboan di Desa Alasmalang memang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, konon peninggalan mbah buyut Karti yang hidup ditahun 1725.
Sejak Indonesia mengalami Pandemi Covid19 Desa Alasmalang tidak menggelar tradisi Kebo-keboan secara meriah, namun hanya sederhana saja.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Ritual Adat Keboan Aliyan Banyuwangi Yang Diselenggarakan Tiap bulan Suro
Tiga tahun sudah ritual Kebo-keboan tidak diadakan, dan kemarin pada tanggal 8 Agustus 2022 tiba-tiba seorang warga bernama Anton justru kerasukan roh leluhur usai selamatan bersih Desa.
Tak diketahui apa penyebabnya tiba-tiba Anton kerasukan mirip kerbau, dan meminta untuk Goyang di sawah (berkubang).
Baca Juga: H-5 Jelang Ritual Adat Keboan Desa Aliyan Banyuwangi Persiapan Capai 70 Persen, Berikut Persiapannya
"Saya tidak tau, tiba tiba saya dipanggil sama warga usai selamatan bersih desa, dan mendapat kabar bahwa Anton kerasukan roh mirip kerbau," Kata Mbah Ribut sesepuh yang merupakan pawang Kebo-keboan Desa Alasmalang. Selasa (9/8/2022).
Ia juga mengatakan bahwa sejam dulu dari bapaknya, keluarga Anton memang sering kerasukan roh kerbau.
"Sudah turun temurun diwaktu tanggal 10 suro (penanggalan Jawa) Anton pasti kerasukan, mulai dari bapaknya dulu seperti itu," Tambah Mbah Ribut.
Anton tiba-tiba mengaung seperti kerbau, dirinya sempat muter muter di perempatan Desa Alasmalang hingga akhirnya meminta Goyang (berkubang) di sawah sambil mengaung bak memanggil kawanya.
"Sempat meninggalkan pesan bahwa roh yang memasuki Anton hanya mengecek sesaji yang di persiapkan," Tambahnya.
Setelah dirasa cukup Anton berkeliling dan goyang di sawah roh leluhur mirip kerbau tersebut keluar dari tubuh Anton.
Diyakini bahwa ritual adat kebo-keboan Alasmalang setiap tahun digelar pada tanggal 10 suro (menurut penanggalan Jawa), meskipun sederhana hanya selamatan saja tapi tetap ada dan dilestarikan di Desa Alasmalang.