⑵ Yang kedua, dia salah dalam mempraktikkannya.
Karena tidak mungkin Allāh menurunkan wahyuNya untuk merusak tatanan kehidupan manusia. Allāh menurunkan wahyuNya dalam rangka untuk memperbaiki tatanan kehidupan hambaNya.
Maka orang yang mendekat kepada wahyu Allāh, hakikatnya dia memperbaiki pribadinya dan juga memperbaiki masyarakat yang ada di sekitarnya.
Kemudian, jama’ah yang dimuliakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Kita memahami sebagaimana sifat air dalam teori fisika, kita memahami air itu mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah. Karena itu ada seorang ulama di masa kekhalifahan Abasyiah yang bernama Abdullāh ibnul Mu’taz rahimahullāh beliau mengatakan:
المتواضع في طلّاب العلم أكثرهم علمًا،