khazanah

Khutbah Jumat 'Rasa Aman' dengan Mengamalkan Ajaran Islam

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:28 WIB
Khutbah Jumat Rasa Aman dengan Mengamalkan Ajaran Islam (Freepik mithun1316)

Orang yang sedang mau rukuk dan sujud kepada Allah, Anda ciderai, Anda lukai, ingin Anda bunuh dan dengannya Anda ingin surga Allah. Surga apa yang Anda inginkan, kalau shalat Jumat yang Anda ganggu? Pasti ada yang keliru, pasti ada yang aneh, pasti ada syubhat yang menyerang pikiran Anda, sehingga Anda melakukan aksi yang bertolak belakang dengan orientasi diturunkannya agama Allah di permukaan bumi.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam penebar keamanan

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam datang ke kota Mekah ketika Fathu Mekah dengan 10.000 pasukan, apakah Rasulullah ingin men-teror penduduk Mekah? Apakah Rasulullah ingin memberikan rasa takut kepada penduduk Mekah? Jawabnya tidak. Karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebelum masuk kota Mekah mengutus pasukan-pasukan untuk meneriakkan di Kota Mekah “Barangsiapa yang masuk rumahnya, dia akan aman. Barangsiapa yang masuk masjid, dia akan aman.” Padahal Rasulullah datang dengan pasukan perang, padahal Rasulullah sedang berhadapan dengan musuh-musuh Islam yang puluhan tahun mengganggu stabilitas dan kemaslahatan agama Islam.

Akan tetapi lihat Rasul Anda, wahai para teroris. Kalau memang itulah Rasul Anda, Rasul Anda adalah penebar keamanan di permukaan bumi, dan kenapa Anda menebar ketakutan di tengah manusia?

Tauhid sumber keamanan
Dan yang lebih daripada itu adalah keamanan pribadi, keamanan di dalam hati. Kalaupun kita tidak bisa mewujudkan stabilitas nasional seperti yang kita idam-idamkan dan kita cita-citakkan. Kalaupun negeri ini berangsur makin lama stabilitas nasionalnya makin hancur, paling tidak jangan sampai kita tidak mendapatkan keamanan pribadi. Hati merasa aman, hati merasa tentram, hati merasa tidak pernah takut dan gentar, dan itu hanyalah milik orang-orang yang bertauhid kepada Allah.

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri iman mereka dengan kedzaliman (yaitu kesyirikan), merekalah orang-orang yang mendapatkan keamanan, dan merekalah orang-orang yang mendapatkan hidayah.” (QS. Al-Aan’am[6]: 82)

Janji Allah, bahwa orang-orang yang beriman dan tidak melakukan syirik, tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak meminta kepada tangkal dan jimat, tidak meminta kepada dukun dan orang-orang yang tidak pintar, dan tidak meminta kepada benda-benda, tidak meminta kepada para dewa, tidak meminta kepada matahari dan bulan, kepada Nabi dan wali, hanya meminta kepada Allah, bergantung kepada Allah, bertawakal kepada Allah,
أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ

“Merekalah orang-orang yang merasakan dan diberikan Allah nikmat aman.” Nikmat aman secara individu, nikmat aman secara pribadi, sehingga akan terjadi:

… لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Mereka orang yang tidak ada lagi rasa takut dan mereka orang yang tidak ada rasa sedih di dalam hati.” (QS. Yunus[10]: 62)."

Inilah kenikmatan hidup, disaat kita tidak ada lagi rasa takut dan gentar, disaat kita tidak ada lagi rasa sedih yang mengganggu. Itu adalah untuk orang-orang yang belajar dan mengamalkan tauhid. Dan untuk orang-orang yang menjauhi syirik dan beribadah kepada Allah dengan aneka ragam keimanan.
Rahasianya adalah semakin Anda dekat dengan Allah, semakin Anda akan merasakan aman.***

Halaman:

Tags

Terkini

Kick Off HSN 2025, Banyuwangi Canangkan Pesantren Aman

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Ulasan Lengkap Biografi 4 Wanita Penghulu Surga

Minggu, 30 Juli 2023 | 21:36 WIB

Khutbah Jumat Terpopuler 'Iman Kepada Allah SWT'

Sabtu, 29 Juli 2023 | 20:59 WIB