Ritual doa yang kedua adalah ritual doa siraman malam 1 Suro, yaitu mandi besar sambil berdoa dengan menggunakan air yang sudah dicampur dengan kembang setaman.
Baca Juga: 7 Adat Tradisi Warga Banyuwangi Di Bulan Suro
Hal ini bertujuan untuk mensucikan badan, serta niatan untuk lebih ketat dalam menjaga dan mensucikan hati, pikiran, serta menjaga panca indera dari hal-hal negatif.
Pada saat dilakukan siraman diharuskan sambil berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan. Agar senantiasa menjaga kita dari segala bencana, musibah dan kecelakaan.
Mandilah sebanyak 7, 11, atau 17 kali siraman air kembang setaman, 7 kali siraman maknanya adalah agar tuhan memberikan pitulungan atau pertolongan.
Jika 11 kali, maka maknanya adalah agar tuhan memberikan kejelasan atau belas kasihan, sedangkan jika 17 kali maka bermakna agar tuhan memberikan pertolongan dan belas kasihan.
Baca Juga: Sederet Kumpulan Tradisi Malam 1 Suro, 1 Muharram 1444 Hijriah di Jawa
Siraman ini akan lebih bagus dilakukan dengan beratapkan langit, maksudnya disini agar secara langsung dapat menyatukan jiwa dan raga ke dalam gelombang harmonisasi alam semesta.
Ritual doa yang ketiga adalah ritual doa kepada leluhur kita, jika Anda sudah mengetahui jauh-jauh hari sebelumnya, bahwa weton anda akan bertabrakan dengan energi malam 1 Suro 2022. Ada baiknya doa dan berziarah ke makam leluhur.
Hal ini sebagai wujud kita kita untuk senantiasa masih tersambung dengan leluhur kita. Sehingga mereka akan tetap mendampingi dan melindungi anak cucunya yang masih hidup.
Datang dan berziarah ke makam leluhur akan lebih kuat energinya daripada mendoakan leluhur dari rumah. Karena dengan berziarah, disitu sudah tertanam niat dan ikhtiar untuk tersambung dengan para leluhur.
Baca Juga: 3 Pantangan Malam 1 Suro Yang Tidak Boleh Dilanggar Menurut Orang Jawa
3. Menyiapkan Sesaji
Cara ketiga, agar 4 weton paling bahaya dapat terhindar dari sengkolo malam 1 Suro 2022, adalah dengan menyiapkan sesaji kembang setaman di dalam rumah. Yakni sesaji kembang mawar merah, mawar putih, melati, kantil dan kenanga. Lalu letakkan di dalam wadah berisi air bening.
Sesaji ini memiliki makna doa agung kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang tersirat di dalam masing-masing bunganya.