Storyjatim.com - Kabar mengejutkan Arab Saudi gelar perayaan Helloween, namun Negara Islam ini melarang adanya peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Arab Saudi memang sejak lama melarang adanya peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, namun baru baru ini di kabarkan oleh media nasional Arabia ternyata masyarakat arab tepatnya di kota Riyadh justru menggelar perayaan Helloween.
Diketahui Helloween sendiri adalah perayaan budaya orang barat yang di ciptakan oleh non muslim untuk didedikasikan mengenang orang yang telah meninggal, atau disebut malam para kudus.
Baca Juga: Ditragedi Itaewon Saat Helloween Tewaskan Ratusan Orang, Begini ceritanya
Adanya perayaan Helloween di Arab Saudi membuat warganet yang beragama muslim khususnya geger di dunia maya, terbukti dengan trandingnya di Twitter menjadi perbincangan hangat, pasalnya jika benar hal itu terjadi warganet menyayangkan prilaku pemerintah Arab Saudi.
Perayaan tersebut dinilai hanya bentuk dari kesenangan saja dan tanpa adanya niatan untuk kepercayaan terhadap keyakinan lain.
Masyarakat pun merasa senang dengan adanya pesta Helloween ini, seperti yang di sampaikan oleh salah satu warga yang saat itu hadir dalam perayaan malam para kudus tersebut.
Baca Juga: Belum Juga Berakhir, Ternyata Putin Siapkan Skema Licik dalam Perang Rusia-Ukraina!
"Kita hanya senang senang saja, ini perayaan besar, saya sangat senang, menambah semangat dan gembira, terkaot halal atau haram saya kurang mengetahui, tapi kami hanya bersenang senang, tidak percaya apapun," kata Abdulrahman saat memberikan keterangan kepada Media Arab News yang di kutip Storyjatim.com. (31/10/2022).
Diketahui Arab Saudi sejak lama melarang peringatan maulid Nabi atau hari kelahiran Nani Muhammad SAW, namun di sisi lain diduga pemerintah Arab justru mengijinkan perayaan Helloween di Kota Riyadh.