Storyjatim.com - International Energy Agency (IEA) merilis penelitian terbarunya terkait pembangkit listrik dari sumber energi terbarukan diperkirakan akan melampaui pembangkit listrik dari batu bara pada tahun 2027.
Baca Juga: Indonesia Kembali Mengirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Turki dan Suriah
Dalam laporan yang diterbitkan pada 16 Januari 2023, energi terbarukan menyumbang sekitar 30% dari seluruh kapasitas pembangkit listrik global pada 2021. Sementara itu, kapasitas pembangkit listrik dari batu bara terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
IEA juga memperkirakan bahwa pada tahun 2040, energi terbarukan akan menyumbang sekitar 90% dari seluruh kapasitas pembangkit listrik global, dengan tenaga surya dan angin menjadi sumber utama energi terbarukan.
Baca Juga: Minuman Tradisional Ini Terbuat Dari Campuran Anggur dan Ular Berbisa
Peningkatan ini didukung oleh turunnya biaya energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin, dan meningkatnya kesadaran akan dampak negatif dari emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh pembangkit listrik konvensional, terutama yang menggunakan batu bara.