Selain itu, dirinya juga berhasil menulis beberapa lagu hingga menjadi terkenal yang berjudul "We Cen Yu", Cidro", "Moblong-Moblong", dan "Podo Pintere".
Baca Juga: Hasil Penerawangan, Denny Darko : Fuji dan Thariq Kemungkinan Akan Menikah
Pada tahun 1989 Didi Kempot menandatangani kontrak dengan label musik dan single hit pertamanya. Langkah inilah yang menjadi awal kesuksesan Kempot, lagu "Cidro" menjadi sangat familiar di Belanda dan Suriname.
Didi Kempot melakukan perjalanan ke Belanda pada tahun 1993, ia terharu karena para penggemarnya telah menghafal lirik lagunya.
Di samping itu, dirinya memutuskan untuk melanjutkan perilisan terhadap sepuluh album lagu di Belanda dan Suriname.
Perjalanan karirnya berhenti pada tahun 2020, pecinta musik harus menerima kenyataan bahwa sang "Godfather of Broken Hearts" pergi untuk selamanya.
Didi Kempot meninggal pada usia 53 tahun, meskipun demikian musik campursari-nya terus mengalami kebangkitan popularitas di kalangan generasi muda.
Artikel Terkait
Berawal dari Aplikasi, Begini Kisah Pernikahan Ustazah Asal Lombok dengan Bule Belgia
Survei Justdating, Kasus Perselingkuhan di Indonesia Terbesar Kedua di Asia
Harta Doni Salmanan Disita Negara, Netizen : Apa Bedanya Negara Dengan Doni Salmanan ?
Single Asmalibrasi Viral, Berikut Fakta Band Indie Soegi Bornean
Fuji - Thariq Putus, Haji Faisal Masih Ngarep Keduanya Balikan