Hanya saja, lanjutnya, air yang sempat menggenangi pemukiman padat penduduk di bantaran Sungai Kalilo dikarenakan ada pasangan plengsengan lama yang jebol karena tergerus banjir.
Baca Juga: Bukan Di Jakarta, Di Banyuwangi Kota Kini Jadi Langganan Banjir, Warga Lakukan Ini
"Semalam memang pasangan tangkis atau penahan air yang ada di Kepatihan di sisi barat itu roboh. Itu memang pasangan sebelumnya, sehingga air lolos. Namun kita tangani secepatnya, Insya Allah tahun ini," ujarnya.
Sedangkan penanganan jangka panjang, DPU Pengairan Banyuwangi akan melakukan kembali peninggian parapet secara merata di sepanjang aliran Sungai Kalilo.
"Fungsi parapet ini kan untuk menahan debit air. Kedepan, sejalan dengan arahan pimpinan, sebagai bentuk ikhtiar, akan kita kerjakan secara merata, supaya air dari Sungai Kalilo tidak sampai masuk ke pemukiman warga," tegasnya.
Sementara penanganan langganan banjir di wilayah Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, DPU Pengairan Banyuwangi akan memasang pompa penyedot genangan air pasca banjir.
"Sehingga saat banjir menggenangi pemukiman warga bisa cepat surut lewat bantuan pompa pematus ini. Rencananya akan kita pasang di Kampung Ujung," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pria di Banyuwangi Potong Kelaminya Sendiri Saat di Tengah Sawah
Semalam Tak Pulang, Pria di Banyuwangi Potong Kemaluan Sendiri, Ini Penyebabnya
Warga Dusun Genitri Geruduk Demo Kades Gendoh Banyuwangi, Ternyata Ini Yang Diharapkan Warga
Ricuh, Tuntutan Tak di Penuhi, Warga Genitri Banyuwangi Ancam Boikot Kegiatan Pemdes