Storyjatim.com - Ramai menjadi perbincangan publik karena larangan membawa HP saat pagelaran Festival Tradisi Islam Nusantara di Banyuwangi yang akan digelar nanti malam (9/1/2023).
Kabar tersebut beredar dalam pesan berantai di grup aplikasi Whatsapp, terdapat beberapa larangan termasuk dilarang membawa handphon ke dalam stadion Diponegoro.
Kegiatan yang digelar oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini untuk memperingati satu abad berdirinya NU di Nusantara.
Baca Juga: Bukan Nasi Putih Untuk Diet, Coba Pakai Nasi Shirataki, Hitungan Hari Turun 1 Kilo
Ditunjuknya pagelaran FTIN di Kabupaten Banyuwangi ini lantaran tanah Blambangan memiliki historis yang cukup kuat dalam tradisi keislaman khususnya NU.
Namun terkait adanya larangan membawa ponsel kedalam Stadion saat pagelaran FTIN tersebut menjadi perbincangan publik dan mengundang kritikan dari publik.
Tapi diketahui menurut ketua pelaksana hal tersebut kurang tepat, bahwasanya kabar yang beredar dalam pesan Whatsapp tersebut disinyalir Hoax.
"kurang tepat, masuk kedalam boleh membawa HP," kata ketua pelaksana Ayung Notonegoro.
Dalam pagelaran peringatan satu abadnya NU itupun akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, dengan demikian Ketua PC NU Banyuwangi H. Moh Ali Makki, mengimbau untuk tetap taat terhadap aturan yang diberlakukan oleh Panitia yang dimana hal tersebut adalah Pasukan Pengamanan Presiden (paspampres).
Artikel Terkait
Rafi Ahmad di Tangkap Polda Bangka Belitung Usai Posting dan Jual Beli Barang Ini di Sosial Media
Seorang Kiai Diduga Lakukan Asusila Ke Santrinya, Bu Nyai Mengadu Ke Polres Jember
Fakta Baru, Video Tak Senonoh Kiai Cabuli Santri di Jember Ternyata Disimpan Oleh Istrinya
Disangka Anak Dari Pemilik Indomart Karena Sering Borong Jajan Sampai Habis, Ternyata Ini Aslinya Willy Salim
Aktivitas Vulkanik Gunung Ijen Naik Status Level II Waspada, Warga Diimbau Tak Beraktifitas Disekitar Kawah
Santri di Ponpes Pasuruan Diduga Dibakar Oleh Santri Lain Hingga 70 Persen Tubuhnya Terluka