Gerakannya terbilang underground, Chaidar juga menduga adanya jaringan internasional.
Baca Juga: Gempa Susulan Kabupaten Jember Terjadi Dua Kali Dalam 7 Menit Malam Ini Dengan Kekuatan 4.1 SR
"Biasanya jaringanya hingga Internasional, dimana ketika ada ledakan di luar negeri, seperti thailand dan negara yang berafiliasi nantiknya akan disusul ledakan di Indonesia juga, apa lagi mendekati bulan natal hingga tahun baru," Sambungnya.
Pelacakan tersebut dapat dilakukan dengan cara meretas sosial medianya yang biasanya digunakan oleh kelompok kelompok teroris.
"Polisi sedikit kesulitan dalam penelurusan, karena biasanya gerakan yang dilakukan underground, dengan cara komunikasi lewat game atau lainya," Jelasnya.
Namun untuk jaringan Internasional, yang kerap digunakan dalam berkomunikasi biasanya menggunakan aplikasi sosial media Telegram.
"Telegram aplikasi yang sulit untuk di retas, Tapi pihak Telegram waktu itu bersedia membantu kepolisian untuk mengungkap Jaringan Terorisme," Pungkasnya.
Artikel Terkait
Diundang Pernikahan Kaesang Pangarep Dan Erina Gudono, Nama Asli Inul Daratista Bikin Warganet Salfok
Berada Dizona Merah.!! 16 Warga Di Ponpes Menolak Di Evakuasi Petugas, Saat Gunung Semeru Erupsi
Kabupaten Jember Kembali Diguncang Gempa Susulan Berkekuatan 5,3 SR, Terasa Hingga Bali
Gempa Susulan Kabupaten Jember Terjadi Dua Kali Dalam 7 Menit Malam Ini Dengan Kekuatan 4.1 SR
Dugaan Bom Bunuh Diri Di Polsek Astana Anyar Bandung, Tiga Anggota Terluka