‘Itu milik kita pak. Jadi kalau memang ada anak mau memberikan makan bergantian ya kita berikan’ ujar Marbun menirukan ucapan pihak sekolah.
Adapun pada saat kejadian terjadi, pelaku tidak sengaja membawa hewan berbahaya tersebut lantaran tidak menyangka akan terjadi aksi tawuran.
“Jadi dia ga menyangka ada tawuran, jadi buayanya dibawa-bawa. Ada yang nyerang, ya yaudah tawuran akhirnya,” ucapnya,
Buntut aksi tawuran itu, polisi telah memanggil pihak keluarga dan sekolah untuk diminta membuat surat perjanjian agar para remaja itu tidak mengulangi perbuatannya di lain waktu.***