Kapolda Dukung Kegiatan Tim Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Aceh

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Selasa, 26 Juli 2022 | 10:45 WIB
Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar Saat menjamu mantan napi terorisme (M. Irwan)
Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar Saat menjamu mantan napi terorisme (M. Irwan)

Banda Aceh Stiryjatim.com - Kapolda Aceh dukung penuh kegiatan Focus Group Discussion (FGD) kontra radikal di Aceh yang digelar oleh Devisi Humas Polri. 

Hal tersebut tercetus Kapolda Aceh Ahmad Haydar saat menjamu sekaligus berdiskusi dengan Tim Divisi Humas Polri beserta mantan napi terorisme Nasir Abbas di Ruang Kerjanya, Selasa, 26 Juli 2022.

Ahmad Haydar menyampaikan, kegiatan yang digelar Divhumas Polri tersebut sebagai upaya untuk mencegah agar masyarakat tidak gampang terpengaruh dengan paham-paham radikalisme.

Baca Juga: 254 Ternak Mati Karena PMK Kasatgas Banops Aman Nusab II Aceh Ajak Warga Berperan Aktif Tangani PMK

Ia juga meminta agar tim Divhumas mensosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya dan dampak negatif paham radikal, terlebih paham-paham yang mempengaruhi pola pikir lewat modus keagamaan.

"Selamat bertugas, Titipkan pesan-pesan Polri kepada masyarakat, terutama tentang 'Terorisme Musuh Kita Bersama'. Dengan begitu, paham-paham yang berseberangan dengan konstitusi bisa kita hentikan penyebarannya," ujarnya. 

Sebelumnya di beritakan Storyjatim.com Tim Divisi Humas Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) kontra radikal dengan tema "Terorisme Musuh Kita Bersama" di Gedung IOM Polres Aceh Besar, Senin, 25 Juli 2022.

Baca Juga: Guna Cegah Masuknya Faham Radikalisme Di Aceh Besar Humas Polri Gelar FGD Kontra Radikal

Tim Mabes Polri AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, tujuan FGD tersebut tidak lain merupakan bentuk antisipasi masuknya radikalisme berkedok agama di masyarakat, sasaran utamanya para pelaku Radikal memilih pondok pesantren sebagai pintu masuk ideologi radikalisme, untuk itu penting rasanya mensosialisasikan serta memperkenalkan secara jelas tentang misi utama kegiatan kontra radikal sebagai upaya menangkal paham paham anti Pancasila. (*) 

 

(M.Irwan/storyjatim.com)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X