Storyjatim.com - Fraksi Persatuan Pembangunan (PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, M. Basir Qodim mengaku, akan tetap memperjuangkan rencana usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Janda.
Meskipun sempat menuai polemik, Ketua DPC PPP Banyuwangi ini, bersikukuh akan tetap mengajukan Raperda Janda tersebut lewat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi.
Bahkan, Basir Qodim kini memiliki unek-unek baru yang nantinya bisa diaplikasikan dalam rencana usulan Raperda Janda yang digaungkan olehnya.
Baca Juga: Sikap Tegas Ketua PPP Banyuwangi, Siap Mundur jika Tak Peroleh Minimal 5 Kursi Dewan
Kata Basir Qodim, tidak seluruhnya janda atau ibu kepala rumah tangga akan diberdayakan. Namun, dibagi dalam beberapa kategori.
"Tidak semua, jadi di klaster itu nanti, oh setiap tahun janda di Banyuwangi berapa ribu, yang masih produktif dan tidak punya skil, sekian. Oh umurnya sekian, di klaster nanti," jelas Basir Qodim, saat memberikan keterangan usai acara internal PPP di ASTON Banyuwangi, Minggu (24/7/2022) kemarin.
Sebelumnya, rencana usulan Raperda Janda itu digagas Basir Qodim berangkat dari keprihatinan atas tingginya angka perceraian di Banyuwangi. Berdasarkan data, dalam satu bulan rata-rata terdapat 500-600 kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi.
Baca Juga: Hadiri Pengabenan Massal, Bupati Ipuk Puji Gotong Royong Umat Hindu
Wacana usulan Raperda Janda ini kemudian menuai polemik di masyarakat. Bahkan sikap pro dan kontra muncul di kalangan anggota dewan. Sebab salah satu poin dalam usulan Raperda Janda tersebut, ada aturan tentang mempoligami.
Meski demikian, Basir Qodim mengaku akan berusaha semaksimal mungkin agar usulan Raperda Janda yang digagas olehnya, bisa disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Baca Juga: Ratusan Dump Truk Kepung Kantor Bupati Banyuwangi
"Jangan sampai (janda) terjerumus dalam hal-hal yang kurang baik. Akan saya perjuangkan rencana usulan Raperda itu, yang penting saya berjuang," tegas Basir Qodim. (*)