Storyjatim.com - Pejual latto latto menghiasi jelang pagelaran akbar Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN) di depan Stadion Diponegoro Banyuwangi.
Diketahui penjual latto latto ini berasal dari Kabupaten Lumajang bersama rombongan sengaja datang ke Banyuwangi untuk mengais rejeki dan mencari keberkahan sholawat di acara Festival Tradisi Islam Nusantara yang di hadiri Habib Syech Bin Abdul Qodir.
Bapak Abu Bakar Pria asal Lumajang ini menjual latto latto di kerumunan para santri yang hadir dalam Festival Tradisi Islam Nusantara, dengan harga 10 ribu.
Abu Bakar mengaku penjualan latto latto cukup laris, terbukti sejak kedatanganya pada jam 13.00 WIB langsung di serbu para santri.
"dari yang saya jual cuma latto latto yang paling latis," Katanya saat di temui Storyjatim.com di lokasi FTIN Banyuwangi.
Tak hanya menjual latto latto, namun dirinya juga membawa tikar, dan bendera ber logo NU, Ia pun mengaku bahwa kerap menjual daganganya dimana pun Habib Syach sedang pengajian.
"tidak hanya di Banyuwangi mas, tapo seluruh jawa, kalau ada Habib Syech saya pasti hadir untuk jualan bersama rombongan," Sebutnya.
Terlihat, menjelang pagelaran peringatan 1 abad NU ini para santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Banyuwangi sudah memenuhi jalan Stadion Diponegoro.