Banyuwangi Storyjatim.com - Direktur Pusat Kebijakan dan pembangunan strategis ( Puskaptis) Desak Bupati Banyuwangi untuk memberhentikan NH sebagai Kepala BKPP dan untuk Kejaksaan negeri (Kejari) Banyuwangi segera tahan NH agar tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.
Muhammad Amrullah menceritakan bahwa SKPD jaman sekarang dan jaman dulu sangat berbeda jauh, dimana SKPD jaman dulu sangat berhati hati dalam mengelola uang rakyat.
"Dulu, kalau tahun 1990an birokrat masih terbiasa hidup pas-pasan, rumah sederhana, sepeda motor lawas, serta cukup untuk kehidupan sebulan dan jika punya anak sekolah dua orang saja, mereka akan memeras otak untuk cukup sampai akhir bulan, bahkan tak sedikit dari mereka nyeper bahkan jadi tukang ojek untuk mencukupi dapurnya. dan betapa terhormat dan mulianya hidup mereka pada waktu itu," katanya. (31/10/2022).
Baca Juga: Moment Haru Usai Festival Gandrung Sewu, Bupati Banyuwangi Berikan Semangat Ke 1.248 Penari
Namun di era sekarang justru para birokrat lanjut Amrullah, persaingan justru di anggapnya tidak sehat, karena banyaknya gerbong dan tidak mempunyai inovasi kerja.
" bahkan untuk menjadi kepala skpd harus menyiapkan miliaran rupiah, sehingga ketika sudah jadi pun mereka harus mencari pemulihan, bahkan harus untung berlipat ganda, rumah dan gaya hidup serta kendaraan mereka mewah sekali sampai mereka lupa rakyat yang harus mereka layani," sambungnya.
Amrullah juga menilai hal tersebut jika di pandang dari sisi pemerintahan, namun jika di lihat dari sisi kemanusiaan sangat berbeda jauh dengan yang dilayaninya.
Baca Juga: Ditragedi Itaewon Saat Helloween Tewaskan Ratusan Orang, Begini ceritanya
"Untuk masyarakat makan 3 kali sehari saja rakyat susah, belum lagi lapangan pekerjaan sulit sekali didapat, pupuk bersubsidi hilang dipasar, sekolah yang harusnya gratis mereka dijadikan objek pungli, banyaknya jalan berlubang dan banjir musiman ketika musim hujan, lantas kemana anggaran 3000 Milyar yang dikelola oleh para birokrat tersebut? Atau rakyat hanya menikmati air hujan saja,?" sebutnya.