daerah

Di Aceh Kelapa Sawit Bisa Dibuat Jadi Gula Merah, intip proses pembuatan Gusa

Rabu, 27 Juli 2022 | 12:49 WIB
Gula merah Kelapa Sawit Aceh Gusa Ditulis oleh : Rapikatul Jannah Mahasiswi IAIN Langsa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI)

Aceh Tamiang Storyjatim.com - Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Kelapa sawit juga merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang cukup penting sebagai penghasil devisa negara sesudah minyak dan gas.

Masyarakat Desa Gerenggam Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagian besarnya banyak memilki lahan perkembunan kelapa sawit, dikarenakan banyaknya lahan perkebunan tanaman kelapa sawit yang sudah tidak menghasilkan atau istilahnya tanaman tidak menghasilkan (TTM) atau memasuki tahap peremajaan.

Baca Juga: Peran TPA Buruh Hidayah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-QUR’AN di Desa Gerenggam

 Hal ini menjadi salah satu kekuatan bagi usaha industri rumah tangga gula merah dari nira kelapa sawit. Batang sawit dapat menghasilkan nira sawit untuk dijadikan gula merah yang memiliki nilai ekonomi.

Gula merah dari nira sawit memiliki potensi nilai ekonomi yang cukup besar selain untuk membantu biaya hidup atau pendapatan petani selama kelapa sawit masih dalam masa belum menghasilkan. Inovasi usaha pengolahan gula merah dari air nira batang kelapa sawit ini masih baru di lakukan mulai tahun 2017 oleh Bapak Suwarno yang merupakan salah satu penduduk Desa Gerenggam Dusun Sumber Karya. 

Sejak awal tahun 2017, Bapak Suwarno mulai membuat Gula Merah dari Kepala Sawit.  Tidak hanya sebagai salah satu sumber mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pembuatan Gula Merah dari Kelapa Sawit juga untuk memanfaatkan batang sawit yang tidak lagi menghasilkan buah.  Karena di desa Gerenggam Kabupaten Aceh Tamiang banyak terdapat perkebunan sawit.

Baca Juga: Gelar Pertemuan Rutin, Komunitas LOS Kenalkan Pengurus Baru

Pembuatan Gula Merah tidaklah sulit bagi Bapak Suwarno, karena sebelum mendirikan usaha ini beliau sebelumnya sudah dulu bekerja di salah satu pembuatan gula merah yang terbuat dari kelapa sawit hal ini di manfaatkan oleh Bapak Suwarno untuk membuat olahan gula merah dari Kelapa sawit. 

Bapak Suwarno juga Menyampaikan Karena tidak adanya usaha pembuatan gula merah dari kelapa sawit di Kabupaten Aceh Tamiang, maka saya termotivasi untuk membuat usaha dengan memanfaatkan kelapa sawit menjadi gula merah dan alhamdulilah berjalan dengan lancar hingga sekarang. Dalam pembuatan Gula Merah dari Kepala Sawit ini, Bapak Suwarno membuat Gula Merah secara pribadi dan memberi nama usahanya GuSA yakni Gula Sawit Aceh yang didirikan di Desa Gerenggam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang.

Ditulis oleh : Rapikatul Jannah Mahasiswi IAIN Langsa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI)

Pembuatan Gula Merah dari Kelapa Sawit ini yaitu dengan memanfaatkan Nira Sawit.  Seperti yang diungkapkan pemilik usaha GuSA, Bapak Suwarno, bahan untuk membuat Gula Merah yaitu dengan mengambil Nira Sawit dari Pucuk Pohon yang ditebang.

Nira itu berasal dari batang sawit yang sudah ditebang, dan kita potong pucuknya.  Nanti akan mengeluarkan air berwarna kuning. Selanjutnya Nira kita kumpulkan dan kita rebus. Kalau niranya tidak bagus, dia tidak akan jadi itu. Contoh nira yang bagus berwarna agak kemerahan, tetapi kalau nira yang tidak bagus itu berwarna putih, dan baunya sangat menyengat.  Itu tidak akan jadi dibuat.  Jadi kita pastikan nira harus dalam keadaan bagus berwarna kuning, papar Bapak Suwarno.

Pemilihan Nira sangat penting dalam menghasilkan Gula Merah yang berkualitas.  Bapak Suwarno menuturkan, dalam membuat Gula Merah harus dipilih Nira yang bagus dan memastikan Nira tidak basi.

Proses pembuatan Gula Merah ternyata tidak sulit.  Pembuatannya diawali dengan merebus air nira sampai setengah matang, dicampur dengan gula putih, kapur sirih, dan minyak makan.  Setelah air mengental, diangkat dan diamkan sampai setengah dingin, dan kemudian dicetak.

Cara pembuatan Gula Merah, langkah pertama kita awali dengan memilih nira yang bagus.  Kemudian air nira kita rebus sampai setengah matang. Kemudian kita campur gula putih sebagai pengerasnya. Perbandingannya, kalau 10 liter nira, gula putihnya sekitar 3-4 ons.  Kemudian setelah itu kita campur lagi dengan kapur sirih 1 sedok makan. Kemudian kita campur lagi dengan minyak makan sekitar 1 sendok makan juga. Sirih tadi supaya gula tadi tidak terlalu keras, supaya rapuh dia. Minyak makan tadi, fungsinya supaya lengket dan menghilangkan buih.  Jadi tidak menggumpal.   Setelah air nira setengah dingin, kemudian kita cetak.  Kurang lebih 5-10menit sudah bisa diangkat, kata Bapak Suwarno.

Halaman:

Tags

Terkini