“Dengan kejadian waktu itu, tentunya akan ada perbaikan. Dan yang harus menjadi catatan bersama, TPS di Karangbendo ini merupakan tempat pembuangan sampah yang dihasilkan masyarakat di Banyuwangi, termasuk masyarakat Desa Badean,” cetusnya.
Namun, Hibul, sapaan akrab Hibul Hadi, mengaku keberatan jika ada yang memviralkan di medsos dengan menyebut bahwa banyak warga Desa Badean yang keracunan akibat sampah. Bahkan, dia rela memimun air dari kubangan disekitar TPS untuk meyakinkan masyarakat bahwa air tidak beracun.
“Kalau saya tidak mati berarti tidak beracun. Jika saya tidak mati, maka pembuat video dan yang memviralkan saya laporkan kepada aparat kepolisian. Saya menduga ini hoaks dan ujaran kebencian,” cetus Hibul. (*)