Banyuwangi Storyjatim.com – Viral di sosmed video seorang pemuda yang menyebut banyak warga keracunan akibat sampah di Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi Jawa Timur bikin heboh.
Video tersebut di unggah oleh salah satu akun Instagram pada Jumat 14 Juli 2023 lalu.
Video yang menunjukan salah satu pemuda dengan menggunakan penutup kepala (kupluk) warna coklat yang menyebut warga keracunan akibat sampah.
Unggahan video tersebut sontak viral, dengan caption warga geruduk lahan pembuangan sampah di Badean.
"Pagi-pagi buta, emak emak Badean lurug lahan pembuangan sampah, dikarenakan bau sampah yang sangat menyengat," Tulis caption di salah satu akun instagram yang dikutip Storyjatim.com.
Terlihat dalam video tersebut banyak warga berkerumun di lokasj pembuangan sampah, seorang pemuda pun berteriak seakan mengadu ke presiden Jokowi.
“Pak Jokowi kelendi ki yo, deso isun sing biso nggo adus iki yo, gara-gara sampah iki yo. Pak Jokowi, akeh wong keracunan, sesek riko Pak Jokowi, (Pak Jokowi bagaimana ini, Desa saya tidak bisa buat mandi, gara gara samapah ini, pak Jokowi, Banyak yang keracunan, sesak anda pak Jokowi,)" Kata pemuda tersebut dalam video dengan menggunakan bahasa Osing Banyuwangi.
Seperti diketahui, pada Jumat, 14 Juli 2023, masyarakat Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, menggelar aksi protes terhadap keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Warga mendesak agar TPS yang berada dibawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, tersebut ditutup lantaran dituding telah menyebabkan bau tidak sedap serta mencemari lingkungan.
Kondisi itu merupakan imbas banjir yang disebabkan tingginya intensitas hujan yang turun beberapa waktu sebelumnya.
Baca Juga: Jelang Bulan Suro, Berikut 5 Ritual Adat Di Jawa Timur Warisan Leluhur Yang Tak Pernah Ditinggalkan
Kepala Desa (Kades) Badean, Nursyamsi, membenarkan adanya aksi protes warga terhadap keberadaan TPS di Desa Karangbendo, pada Jumat, 14 Juli 2023 lalu. Dia pun mengakui bahwa genangan air banjir telah menyebabkan munculnya bau tidak sedap. Saluran air dari TPS juga mengalir di saluran yang melitasi perumahan warga.
Namun, Nursyamsi membantah jika terdapat warganya yang keracunan pada saat kejadian.
“Sejak adanya demo sampai saat ini tidak ada warga yang melapor langsung maupun tidak langsung ke pemerintah desa, bahwa ada warga yang keracunan akibat sampah. Itu yang saya ketahui,” tegasnya, Selasa (18/7/2023).
Dikonfirmasi terpisah, pengelola TPS Desa Karangbendo, Hibul Hadi mengaku meminta masyarakat untuk sedikit bersabar. Mengingat, lokasi pembuangan sampah juga masih baru, sehingga butuh penyempurnaan dalam kondisi tertentu.
Artikel Terkait
Baru Tiga Hari Operasi Patuh Semeru, Satlantas Polresta Banyuwangi Tindak 576 Pelanggar, Ini Sanksinya
Kemampuan ERT PT BSI Terus Digenjot Guna Memastikan Kesiapan Dalam Menangani Bencana
Warga Badean Minta TPS Karangbendo Ditutup, Sampah Rumah Tangga Warga Badean Dibuang Kemana?
Bayern Munchen Dan PSG Bersaing Dapatkan Harry Kane, Tottenham Belum Tergoda Dengan Tawaran Segitu
Jelang Ritual Adat Keboan Aliyan, Puluhan Warga di Banyuwangi Kesurupan Mirip Kerbau