Storyjatim.com, Banyuwangi - Menjadi kontroversi, Kunjungan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia (RI), Moeldoko di Banyuwangi, Jawa Timur.
Hal tersebut adalah buntut dari Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan kubu Moeldoko yang disinyalir akan mengambil alih Partai Demokrat pada beberapa waktu lalu.
Adanya hal tersebut membuat munculnya kader setia Partai Demokrat di Banyuwangi dengan aksi unjuk kebolehan kekebalan tubuh, guna mempersiapkan adanya hal yang tidak diinginkan dari kelompok yang ingin mengambil alih Partai Demokrat.
Sekelompok pendekar kebal tersebut memberikan pernyataan keras, bahkan para kader pendekar kebal ini menyatakan siap membela demi keutuhan partai dari upaya upaya yang dianggap dapat memecah belah partai.
Diketahui dari unjuk kebolehan yang dilakukan Para pendekar kebal kader Partai Demokrat Banyuwangi ini memiliki kesaktian diluar batas seperti kebal dengan senjata tajam, tahan terhadap kobaran api, makan paku, bahkam hingga berguling guling di pecahan kaca.
Aksi tersebut tak lain bertujuan untuk menunjukkan tekad kader partai bentukan Susilo bambang Yudhoyono (SBY) di Kabupaten Banyuwangi guna melindungi partai yang telah lama mereka perjuangkan selama ini.
Dengan penuh keyakinan para kader bersama pendekar kebal bacok Partai Demokrat Banyuwangi turut turun tangan dalam pertarungan politik.
Selain itu, tindakan tersebut sebagai dukungan kepada AHY selaku Ketua Umum yang sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020.