daerah

Aliansi Pemuda Ini Bakal Bikin Ajang Penghargaan untuk Pejabat di Banyuwangi, Jangan Sampai Jadi Pemenang

Jumat, 3 Maret 2023 | 20:21 WIB
Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) bakal menggelar ajang penghargaan bermuatan sarat kritik untuk pejabat di Banyuwangi. (Freepik.com/trophy)

Storyjatim.com - Dalam waktu dekat, Ketua Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) Rofiq Azmi bakal membuat ajang penghargaan untuk para pejabat di Banyuwangi.

Rencananya, penghargaan tersebut akan diberikan kepada sosok pejabat yang dinilai minim fungsi di mata masyarakat.

Ajang Penghargaan itu bertajuk Anugerah Pejabat Minim Fungsi atau disingkat APUSI.

Baca Juga: Hanya Pria Ini yang Berani Gagalkan Festival Joglangan Sewu di Banyuwangi

Bukan tanpa sebab, Rofiq memilih APUSI karena memiliki kemiripan dengan kata Ngapusi pada bahasa jawa yang berarti berbohong.

"Makna penghargaan ini ialah untuk pejabat yang dianggap masyarakat telah membohongi sumpah jabatan mereka sendiri," ujar Rofiq, pada Jum'at (3/3/2023).

Baca Juga: Terbukti Banyak Manfaat dan Memiliki Ijin Usaha, Warga Masih Tolak Pengembangan Gunung Salakan PT BSI

Tujuan, kata Rofiq, daripada penghargaan ini ialah sebagai sarana kritik masyarakat terhadap kinerja pejabat itu sendiri.

"Kita masih berada pada tahap awal, masih melakukan eksplorasi terhadap beragam konsep. Poin pentingnya bukan niat atau tindakan untuk mengolok atau menghina seseorang, lebih ke arah membangun yang konkret," ungkapnya.

Ajang penghargaan yang diusung APPM itu nantinya akan terdiri dari beberapa kategori.

"Ada beberapa kategori. Untuk pejabat yang sering terlambat masuk jam kerja misalnya, bakal kita kelompokkan pada kategori pejabat tersendat. Dan lainnya," cetusnya.

Baca Juga: Selangkah Lagi Jadi Daerah Berkembang, Desa Pesanggaran Digenjot Infrastruktur Oleh PT BSI

Untuk merealisasikan rencana itu, saat ini Rofiq mengaku melibatkan banyak pihak.

"Selain menyiapkan trophy dan piagam penghargaan, saat ini kita juga melibatkan beberapa pihak. Diantaranya mereka yang bergerak di bidang hukum, agar langkah kita ini tidak menjadi buah simalakama," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini