daerah

Gempa Banyuwangi-Situbondo 5,7 M: 40 Rumah Rusak, Warga Masih Dalam Pendataan

Kamis, 25 September 2025 | 19:14 WIB
Gempa Banyuwangi Situbondo hari ini

Situbondo, 25 September 2025 – Dampak gempa bumi bermagnitudo 5,7 yang berpusat di timur laut Banyuwangi, Kamis (25/9) sore, mulai terasa nyata di Kabupaten Situbondo. Data terbaru dari BPBD Situbondo mencatat jumlah rumah warga yang rusak terus bertambah hingga mencapai 40 unit di tiga desa.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, menyampaikan laporan sementara pada Kamis malam pukul 18.31 WIB. Menurutnya, rumah terdampak paling banyak berada di Desa Sumberwaru.

Baca Juga: Gempa Susulan Terjadi Hingga 5 Kali Usai Guncang Perairan Banyuwangi Dengan Kekuatan 5.7 SR, Ini Himbauan Dari BMKG

“Data sementara menunjukkan rumah rusak di Sumberanyar 14 unit, di Sumberwaru 20 unit, dan di Wonorejo 6 unit,” ungkap Sruwi.

Jumlah ini melonjak dibanding laporan awal yang hanya mencatat 10 rumah rusak di Desa Sumberwaru. Bentuk kerusakan pun beragam, mulai dari dinding retak hingga bangunan roboh.

BPBD dan Tim Gabungan Terus Lakukan Pendataan

Hingga Kamis malam, petugas gabungan masih melakukan pendataan di lokasi terdampak untuk memastikan data yang akurat. Selain itu, bantuan darurat mulai disalurkan kepada warga.

“Kami masih siaga di beberapa titik. Pendataan berlanjut, dan kami antisipasi kemungkinan adanya tambahan laporan rumah rusak,” tambah Sruwi.

Imbauan Bupati Situbondo

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau yang akrab disapa Mas Rio, ikut merespons cepat. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, ia meminta warga tetap tenang dan tidak panik.

“Korban gempa di Sumberwaru, mohon tetap tenang. Pemerintah daerah segera turun tangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bismillah,” tulisnya.

Mas Rio menegaskan, pemerintah daerah bersama aparat terkait akan hadir langsung di lapangan memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga.

Gempa Jawa Timur Kembali Ingatkan Mitigasi

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wilayah pesisir Jawa Timur memang rawan gempa bumi. Para ahli kebencanaan menekankan pentingnya mitigasi sejak dini, termasuk memastikan bangunan rumah tahan gempa serta edukasi warga agar sigap menghadapi situasi darurat.

Meski tidak memicu tsunami, gempa Banyuwangi-Situbondo kali ini kembali menimbulkan kerugian material dan trauma bagi masyarakat. Publik berharap pemerintah daerah bergerak cepat dalam pemulihan, agar warga terdampak segera bangkit pasca-bencana.

Tags

Terkini