“Dalam rentang waktu sebulan, kita mampu memproduksi sekitar 10 ton pupuk organik,” cetus Sujiono.
Kemandirian pupuk tersebut laksana angin segar bagi para peternak kambing binaan PT BSI. Apalagi mayoritas mereka memang berlatar belakang petani buah naga.
“Sangat bermanfaat, mengingat pupuk bersubsidi, seperti NPK, urea dan Phonska saat ini terbatas hingga langka,” ujarnya. (*)